Bupati Malang Optimistis Pandemi Berakhir Desember, Berikut Data dan Fakta Covid-19 di Malang

Aug 22, 2020 19:52
Bupati Malang, HM Sanusi saat menjabarkan perkembangan kasus covid-19 di wilayah Pemkab Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Bupati Malang, HM Sanusi saat menjabarkan perkembangan kasus covid-19 di wilayah Pemkab Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bupati Malang, HM Sanusi optimistis jika akhir tahun 2020 nanti, kasus penularan covid-19 di wilayah kepemimpinannya bisa dituntaskan. ”Di masa pandemi ini, covid-nya harus turun, dan saya targetkan nanti di bulan Desember (2020, red) di Kabupaten Malang sudah tidak ada penambahan (kasus) covid-19 itu,” ungkap Bupati Malang.

Menurut Sanusi, penuntasan kasus covid-19 yang ditargetkan bakal rampung pada bulan Desember 2020 itu, sudah sesuai dengan kesepakatan antara jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dengan Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) yang ada di Kabupaten Malang.

Baca Juga : Rumah Juragan Penggilingan Tebu Terbakar, Butuh 4 Unit Mobil Pemadam untuk Jinakkan Api

”Target ini sudah disepakati oleh Muspida (Musyawarah Pimpinan Daerah) dan Muspika Kabupaten Malang. Sehingga nanti akan ada penekanan pada Muspika beserta seluruh jajarnnya, untuk mengoptimalkan upaya penekanan covid-19 di wilayahnya,” tegas Sanusi.

Orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Malang ini, juga menghimbau kepada Muspika mulai dari Kapolsek, Danramil, hingga Camat setempat agar menginstruksikan kepada jajarannya untuk dilibatkan dalam merealisasikan target bulan Desember, yakni zero kasus covid-19 tersebut.

”Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa agar menjaga desanya dengan cara selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, serta menghindari diri untuk berinteraksi atau kontak langsung dengan orang positif covid-19,” ujar Sanusi.

Namun jika melihat data yang dihimpun Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang, target ambisius yang diusung Sanusi tersebut sepertinya bakal sulit realisasi. 

”Kalau melihat data yang kami terima, angka penambahan kasus covid-19 dalam setiap bulannya mengalami peningkatan lebih dari 2 kali lipat,” kata Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz.

Sebagai informasi, awal ditemukannya kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Malang itu terjadi pada 18 Maret 2020. Sedangkan jika dilihat hingga akhir bulan Maret, tercatat sudah ada 5 kasus positif covid-19 di Kabupaten Malang.

Baca Juga : Polisi Telaah Pengaduan Bakal Calon Bupati Malang soal Ujaran Kebencian

Bergeser sebulan kemudian, ada penambahan pasien positif covid-19 menjadi 32 kasus mulai dari tanggal 1 hingga 30 April 2020. Kemudian, disepanjang bulan Mei kasusnya terus bertambah menjadi 77 kasus, Juni 214, dan di sepanjang bulan Juli total kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Malang ada 501 kasus.

”Tren kenaikan kasus covid-19 secara signifikan di Kabupaten Malang, mulai terjadi pada bulan Juni hingga Juli 2020 lalu,” keluh Aniswaty.

Sebagai informasi, hingga Sabtu (22/8/2020) tercatat ada 675 kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Malang. Dari jumlah tersebut, 499 pasien diantaranya dinyatakan sembuh. Sedangkan yang meninggal akibat terpapar covid-19 ada 46 orang jiwa.

Topik
Covid 19 Bupati Malang Sanusi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru