Razia Masker di Markas , 3 KTA Anggota Polresta Malang Disita lalu Disuruh Push Up

Aug 18, 2020 14:36
Anggota Provos Polresta Malang Kota saat melakukan pemeriksaan terhadap anggota Polresta Malang Kota (ist)
Anggota Provos Polresta Malang Kota saat melakukan pemeriksaan terhadap anggota Polresta Malang Kota (ist)

MALANGTIMES - Polresta Malang dengan mengelar operasi di markas. Operasi di dalam markas itu seiring adanya Instruksi Presiden (Inpres) 6 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19.

Razia dilakukan oleh jajaran provos anggota Polresta Malang Kota di depan gerbang masuk Polresta Malang Kota. Masyarakat maupun anggota polisi yang masuk ke dalam Polresta Malang Kota, diperiksa satu persatu, utamanya mengenai pemakaian masker. Hasilnya, tiga anggota Polresta Malang Kota dan sejumlah masyarakat terjaring razia karena tidak menggunakan masker. 

Baca Juga : Pertengahan Agustus, 7 Insiden Kebakaran di Kabupaten Malang, Kerugian Rp 500 Juta

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata, menjelaskan jika razia masker ini memang dilakukan menindaklanjuti Inpres. Di situ mengamanatkan baik kepada Polri dan TNI untuk melakukan penegakan dalam pendisiplinan terhadap protokol kesehatan.

"Makanya sebelum kami melakukan penegakan terhadap masyarakat, kami terlebih dulu melakukan pendisiplinan kepada anggota kami. Sehingga, jangan sampai anggota melakukan penegakan disiplin, tapi malah ternyata anggota sendiri tidak mematuhi protokol kesehatan," bebernya, Selasa (18/8/2020).

Dari razia yang dilakukan itu, petugas mendapati tiga anggota Polresta Malang Kota dan beberapa masyarakat yang masuk ke Polresta Malang Kota saat itu tidak mengenakan masker. Mereka adalah satu anggota Polisi, PNS dan juga pegawai lepas Polresta Malang Kota. Mereka beralasan saat itu lupa memakai masker dan juga tengah merasa gerah.

Mereka yang tidak memakai masker, kemudian diberi sanksi oleh petugas. Bagi anggota yang tidak memakai masker, diberi sanksi Push Up, sementara bagi masyarakat diberikan sanksi dengan membaca sila-sila Pancasila. "Anggota yang melanggar, kami ambil Kartu Tanda Anggota (KTA)nya dan kami berikan sanksi push up.

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam penegakan disiplin pencegahan Covid-19, pihaknya akan melakukan hal tersebut secara konsisten.  Selain itu, dijelaskannya, jika masih ditemukan adanya anggota yang tak patuh protokol kesehatan, tentunya akan mendapatkan sanksi kembali.

Baca Juga : HUT RI, Seniman Ini Lakukan Atraksi Reog Racing di Jalan Protokol Kota Batu

Sementara itu, untuk penertiban atau penegakan disiplin terhadap masyarakat, direncanakan akan dilakukan selama satu bulan dan akan dimulai minggu depan. "Mulai tanggal 24 Agustus 2020 hingga 24 September 2020," jelasnya.

Nantinya dalam penegakan disiplin, akan dilakukan dengan tetap berpatokan pada aturan atau Peraturan Walikota (Perwali), termasuk juga berkerja sama dengan jajaran Kodim maupun Satpol PP.

Topik
Berita MalangMASKERInstruksi Presiden (Inpres)Polresta Malang KotaPeraturan Wali Kota

Berita Lainnya

Berita

Terbaru