Pemulihan Ekonomi Jadi Fokus Utama, Pemkot Malang Instruksikan ASN Terlibat

Aug 14, 2020 17:24
Suasana Rapat Paripurna mendengarkan Pidato Presiden RI Jokowi di Ruang Sidang DPRD Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Suasana Rapat Paripurna mendengarkan Pidato Presiden RI Jokowi di Ruang Sidang DPRD Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pemulihan perekonomian saat ini tengah menjadi fokus utama Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Sebab, pandemi Covid-19 yang belum berakhir harus tetap bisa menjadikan perekonomian membaik.

Dalam hal ini Pemkot Malang harus mengimplementasikan strategi khusus untuk pergerakan ekonomi mikro daerah.

Baca Juga : Hunian Asri dengan Wisata Air Alami Hadir di Taman Tirta Karangploso

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan jika presiden RI Jokowi menekankan setiap daerah untuk mengejar ketertinggalan pertumbuhan ekonomi dengan negara-negara lain. 

Data saat ini menunjukkan, negara Indonesia saat ini di kuartal pertama 2020 pertumbuhan ekonomi masih di angka plus 2,97 persen. Untuk kuartal kedua turun mencapai minus 5,32 persen.

"Tadi diminta, daya beli kita, masyarakat kita masih bagus. Apalagi daya beli masyarakat terhadap produk-produk lokal. Ini yang kita kuatkan sehingga perputaran ekonomi tetap berjalan," ujarnya, usai mendengarkan Pidato Presiden Joko Widodo pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Dan Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Dalam Rangka Hut Ke-75 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia secara live di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Malang, Jumat (14/8/2020).

Strategi yang diambil oleh Pemkot Malang untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian salah satunya, menginstruksikan kepada ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk memanfaatkan produk-produk milik lokal.

"ASN sudah kami imbau untuk belanja di pasar-pasar rakyat, gerakan ini yang terus digencarkan pada lingkungannya. Jadi produk-produk di pasar rakyat itu kan banyak dari UMKM lokal," jelasnya.

Baca Juga : Berkah HUT Arema, Omzet Penjual Atribut Arema Naik 100 Persen

Hal lain yang juga tengah menjadi perhatian, yaitu sektor ekonomi kreatif. Kemudian kembali dibukanya sektor usaha jasa pariwisata seperti perhotelan, restoran, dan tempat wisata. Meski, dalam pelaksanannya tetap harus mengikuti porotokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Di sini yang disentuh terkait ekonomi kreatif peluang kita ke arah sana. Pelan tapi pasti sudah kita identifikasi. Ecammers sudah kita jalankan. Database UMKM kita memang masih jadi persoalan, nanti bagaimana itu pemantauan dan pembinaannya," tandasnya.

Topik
Ekonomi Kreatif Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) UMKM Kota Malang Sidang Tahunan MPR produk lokal Produk Lokal Malang Pemkot Pekalongan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru