Kondisi dalam forum launching tim kampanye Malang Makmur untuk mendukung Bapaslon SanDi sebelum terjadinya persitiwa listrik padam, Rabu (5/8/2020) malam. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Kondisi dalam forum launching tim kampanye Malang Makmur untuk mendukung Bapaslon SanDi sebelum terjadinya persitiwa listrik padam, Rabu (5/8/2020) malam. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

MALANGTIMES - Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang petahana yang diusung oleh kekuatan lima partai politik telah melaunching tim kampanye di salah satu rumah makan di sekitar Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (5/8/2020) malam.

Agenda launching tim kampanye yang pada undangan tertera dimulai sejak 18.00 WIB akhirnya sedikit molor hingga dimulai proses deklarasi tim kampanye dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. 

Baca Juga : PKB-Golkar Makin Dekat, Umar Bakal Dijodohkan Sama Miskat

 

Sambutan demi sambutan dari para ketua partai politik (parpol) pengusung dan beberapa politisi dari masing-masing parpol juga turut serta dalam memberikan sambutan dan orasi politiknya. 

Terakhir sambutan dan orasi politik dibacakan oleh Bakal Calon Bupati Malang, HM. Sanusi yang menunjukkan berbagai macam keunggulan serta kemajuan dari program kerja utamanya yang terkait dengan kerja sama.

Salah satunya Sanusi juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah melakukan kerja sama di bidang pembangkit tenaga listrik untuk mensuplai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Malang.

Di waktu yang bersamaan pula, ketika Sanusi mengungkapkan kemajuan di bidang kerja sama bidang kelistrikan, mendadak listrik di rumah makan tersebut padam selama satu menit. Tepatnya pada pukul 21.05 WIB hingga 21.06 WIB.

Hal itu menyebabkan orasi dari Sanusi terhenti karena mendadak listrik padam. Dari bangku peserta, terdapat salah satu peserta di dalam kondisi gelap, spontan memekikkan kata Merdeka. 

Setelah satu menit berselang, Sanusi melanjutkan kembali orasinya dengan menunjukkan keunggulan dan kemajuan dalam hal kerja sama yang telah dilakukan oleh Pemkab Malang. 

Menanggapi kejadian listrik padam tersebut, Sanusi mengatakan bahwa kondisi listrik padam memang sudah sering terjadi. "Ya nggak papa itu memang kondisi kita sering seperti itu," ujarnya ketika dikonfirmasi awak media di akhir launching tim kampanye yang selesai sekitar pukul 21.50 WIB, Rabu (5/8/2020). 

Lebih lanjut, Sanusi juga mengungkapkan bahwa ke depan akan mengembangkan sebuah teknologi penyuplai cadangan listrik yang bernama PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro). 

"Ke depan saya bersama Universitas Muhammadiyah mengembangkan PLTMH, supaya nanti ada cadangan suplai power listrik untuk bisa digunakan, dengan memanfaatkan sumber daya air yang ada di Kabupaten Malang," ungkapnya. 

Baca Juga : Rekomendasi PPP Keluar Usung SanDi di Pilkada 2020, Maksimalkan Basis di Malang Selatan

 

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye dari Bapaslon Sanusi-Didik (SanDi), Hari Sasongko juga memberikan tanggapan perihal listrik yang padam mendadak ketika Sanusi memaparkan keunggulan dan kemajuan kerja sama dari Pemkab Malang.

Hari menganggap peristiwa listrik padam tersebut merupakan persoalan teknis. "Saya kira itu persoalan teknis ya kalau mati lampu itu. Nggak tahu apa ada korslet atau apa," tuturnya. 

Di samping merupakan persoalan teknis, Hari juga mengatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan pertanda saat di launchingnya tim kampanye SanDi.

"Tapi ya mungkin ada sesuatu kalau wong jowo jarene onok tondo-tondo, saya kira tondonya ya lampu mati itu," ungkapnya.

Dikonfirmasi lebih lanjut mengenai pertanda apa yang muncul dan mengarah ke Bapaslon SanDi saat proses launching tim kampanye, Hari tidak menjelaskan secara rinci melainkan ia mengatakan bahwa dirinya merupakan orang yang rasional.

"Saya ini orangnya rasional walaupun senang sejarah, senang budaya, tapi tetap rasionalitas kita junjung tinggi," pungkasnya.

Hingga di akhir acara belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya listrik padam yang mewarnai sambutan dan orasi dari Sanusi di saat launching tim kampanye Bapaslon SanDi itu.