(dari kiri) Wali Kota Malang Sutiaji dan Kepala Disdikbud Kota Malang Zubaidah. (Foto: Ima/MalangTIMES)
(dari kiri) Wali Kota Malang Sutiaji dan Kepala Disdikbud Kota Malang Zubaidah. (Foto: Ima/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pencairan Dana Operasional Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) atau Bosda Madin Kota Malang telah tuntas sebanyak Rp2.493.933.000. Bantuan tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa timur dan APBD Kota Malang.

"Ini menindaklanjuti apa yang menjadi program dari provinsi bahwa ada BOS Madin. Bos Madin itu kolaborasi antara APBD provinsi (Jatim) dengan APBD kota Malang. Jadi kita sharing, ada 50% dana provinsi dan 50% dana dari kota," ujar Wali Kota Malang Sutiaji kepada awak media usai acara Penekanan Penggunaan Dana Operasional Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) di Aula Pertamina SMKN 2 Malang.

Baca Juga : Bantuan Pemkot untuk Mahasiswa ITN Malang Siap Transfer, Tinggal Verifikasi Ulang Data

Dalam acara tersebut, ia juga banyak menampung usulan dari para guru agar jumlah bantuan dinaikkan. Kepada awak media dia mengungkapkan bahwa dirinya memang sudah menginisiasi kenaikan dana bantuan tersebut. Ke depan, dirinya juga akan mengusulkan ke provinsi agar dana untuk Madin dinaikkan.

"Ke depannya memang kami akan mengusulkan ke provinsi untuk dinaikkan. Karena jumlahnya memang 300 ribu per guru (perbulan). Kita tekankan memang kita maunya nambah se-fluktuasi mungkin," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menekankan agar dana untuk siswa benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Bagi Sutiaji, lembaga negeri dan swasta tak berbeda dan harus sama-sama diperhatikan.

"Saya paling tidak senang kalau ada kebijakan yang menganaktirikan swasta. Negeri dan swasta itu podo ae. Saya malah terima kasih kepada swasta yang sudah banyak membantu negara, pemerintah. Mudah-mudahan pendidikan kita semakin berkualitas," tandasnya.

Baca Juga : Bangunan Menara UIN Malang Diberi Nama Rektor Pertama Imam Suprayogo

Sebagai informasi, pogram BPPDGS bertujuan untuk memberikan bantuan biaya operasional penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan kebutuhan mendasar dan pokok bagi Santri/Warga Belajar/Siswa Diniyah Ula/Wustho, Paket A/B dan Paket A/B Pondok Pesantren, Ustadz/Guru Diniyah Ula/Wustho dan Guru Swasta SD/MI/SDLB/SLB Salafiyah Ula/SMP/MTs/SMPLB/Salafiyah Wustho Swasta dan Guru SMP Satu Atap.