Drh. Ahmad Fauzi dari Fakultas Kedokteran Hewan UB  yang memeriksa hewan kurban di Polresta Malang Kota (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Drh. Ahmad Fauzi dari Fakultas Kedokteran Hewan UB yang memeriksa hewan kurban di Polresta Malang Kota (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) Malang, menerjunkan 90 dokter hewan di hari Idul Adha 2020. Para dokter tersebut ditugaskan di berbagai lokasi pemotongan hewan kurban untuk melakukan pengecekan kondisi hewan dan juga pemeriksaan dagingnya.

Hal tersebut dibenarkan Drh. Ahmad Fauzi, salah satu dokter hewan dari FKH UB  Malang yang bertugas di Polresta Malang Kota untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan daging hewan kurban.

Baca Juga : Tersentuh Kesulitan Pemenuhan Data Internet, Rumah Aspirasi Jajuk Rendra Buka WiFi Gratis

"Tahun ini FKH UB menerjunkan sekitar 90 dokter yang disebar di Malang Raya. Tahun ini memang agak berbeda. Tahun sebelumnya mahasiswa juga dilibatkan, ada sekitar 300 mahasiswa, tapi karena Covid, saat ini hanya dokter saja," ungkapnya saat ditemui di Polresta Malang Kota, Jumat, (31/7/2020).

Lanjutnya, bukan hanya dokter dari FKH UB saja yang bersama-sama terjun ke lapangan. Dalam melakukan pemeriksaan, pihak FKH UB juga bekerjasama dengan dinas terkait yang membidangi kesehatan hewan, baik di Kota Malang, Kabupaten Malang maupun Kota Batu.

"Tentunya pemeriksaan dilakukan guna menjamin kelayakan dan kesehatan medis hewan kurban ketika nantinya dikonsumsi masyarakat," bebernya.

Jika saat disembelih tidak dilakukan pengecekan, baik kesehatan maupun kondisi dagingnya, kemudian ternyata diketahui berpenyakit, maka dikhawatirkan penyakit tersebut akan tertular kr manusia yang mengkonsumsi daging kurban.

"Ya kataku misalnya di hati hewan kurban ada cacing hati, kemudian terkonsumsi, bisa jadi orang yang mengkonsumsi akan keracunan. Mereka bisa saja muntah dan mengalami diare. Ada juga penyakit Brucellosis yang bisa menimbulkan demam. Apalagi ada penyakit antrax yang sifatnya zonosis," jelasnya.

Baca Juga : Cegah Takbir Keliling, 300 Personel Gabungan Amankan Malam Takbir Idul Adha

Sementara itu, terkait hasil pemeriksaan hewan kurban dan daging hewan kurban yang disembelih di Polresta Malang Kota, pihaknya tidak mendapati adanya hewan kurban yang berpenyakit.

"Setelah diperiksa, baik ante morthem dan post morthem, kondisi hewan kurban dalam kondisi baik. Tidak ada temuan cacing hati, organ-organ baik hati, paru dan jantung dalam kondisi baik," pungkasnya.