Bangunan cucian mobil dekat pintu exit Seksi V Tol Mapan yang masih berdiri jelang pengoperasian Seksi V Tol Mapan (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Bangunan cucian mobil dekat pintu exit Seksi V Tol Mapan yang masih berdiri jelang pengoperasian Seksi V Tol Mapan (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Langkah hukum yang diambil Pemerintah Kota Malang untuk bangunan cucian Mobil yang berdekatan dengan exit Madyopuro, Tol Malang-Pandaan nampaknya membuahkan hasil. Dalam waktu dekat, bangunan yang masih tersisa itu akan dijadikan sebagai jalan seperti seharusnya.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, nilai appraisal bangunan dan tanah tersebut telah ditentukan. Namun Sutiaji tak menjelaskan secara rinci besaran nilai appraisal dari lahan yang lama dipertahankan hingga proses pembenahan Tol Mapan itu selesai.

Baca Juga : Fakta Baru 2 Mayat Tanpa Busana di Pelabuhan Merak, Ada Luka di Vagina Jenazah Perempuan

"Nilainya sudah ada. Dan pihak pemilik cucian mobil sudah memahami itu, maka akan segera direalisasikan (pembenahan jalan; red)," katanya.

Sutiaji menjelaskan, Pengadilan Negeri telah meminta rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk pendelegasian kewenangan. Pasalnya, proyek Tol Mapan merupakan proyek strategis.

"Semuanya sudah, jadi dalam waktu dekat direalisasikan," tambahnya lagi.

Sementara itu, berdasarkan pantauan MalangTIMES, bangunan berupa cucian mobil tersebut saat ini masih bertahan dan berdekatan dengan traffic light menuju pintu exit Madyopuro. Meski begitu, terlihat jika di area lebih dalam telah dibangun cucian mobil baru.

Namun tempat cucian lawas yang belum dibongkar di depannya masih digunakan seperti sebelumnya. Tak jarang kawasan tersebut juga selalu mengalami macet panjang di jam-jam sibuk.