Kereta api siap berangkat dari Stasiun Kota Malang. (foto dok MalangTIMES)
Kereta api siap berangkat dari Stasiun Kota Malang. (foto dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah di tengah masa pandemi covid-19, PT KAI Daop 8 Surabaya memberikan potongan tarif hingga 25 persen untuk perjalanan kereta api jarak jauh melalui program promo big sale.

Adapun KA (kereta api) yang mendapatkan potongan tarif hingga 25 persen tersebut di antaranya KA Bima relasi Malang–Surabaya Gubeng-Gambir PP, KA Kertajaya relasi Surabaya Pasar Turi -Pasar Senen Jakarta PP, KA Sembrani relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir Jakarta PP, dan KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir PP.

Baca Juga : PT KAI Daop 8 Surabaya Adakan Rapid Test Massal Gratis, Simak Jadwalnya

"Promo big sale ini merupakan wujud apresiasi kepada pelanggan KAI dalam menyambut libur panjang Hari Raya Idul Adha 1441 H. Potongan yang diberikan cukup menarik. Contohnya KA Bima sebelumnya harga tiketnya Rp 650.000 menjadi Rp 500.000. KA Turangga harga tiketnya dari Rp 630.000 menjadi Rp 500.000," ujar Suprapto, manajer humas PT KAI Daop 8 Surabaya.

Promo big sale ini berlaku selama empat hari untuk perjalanan KA, yakni pada 30 Juli sampai 2 Agustus 2020. Tiket yang mendapatkan promo jumlahnya terbatas. Selanjutnya, promo tiket ini dapat dibatalkan dan diubah jadwal. Tiket dapat dipesan di aplikasi KAI Access, Web kai.id, dan seluruh mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya.

"Potongan harga ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Melalui promo tersebut, KAI berharap minat masyarakat akan layanan kereta api dengan tetap menerapkan protocol kesehatan akan semakin meningkat," ungkap Suprapto.

Pada periode 1 sampai 29 Juli 2020, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya sudah melayani penumpang naik berjumlah 17.358 pelanggan KA jarak menengah/jauh dari Surabaya/Malang ke berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Jogyakarta, Jember, dan Banyuwangi. Sementara jumlah penumpang KA jarak menengah/jauh yang turun di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya dari periode tanggal 1 sampai 29 Juli 2028 berjumlah 17.736 penumpang.

PT KAI Daop 8 Surabaya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam perjalanan. Misalnya mensyaratkan surat keterangan bebas covid-19, wajib memakai masker, suhu tidak melebihi 37,3 derajat, dalam kondisi sehat (tidak demam, batuk, flu, dan sesak napas), serta mengimbau pelanggan untuk memakai pakaian lengan panjang.

Pelanggan KA jarak jauh juga diharuskan mengenakan face shield selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Bagi pelanggan dewasa, face shield akan disediakan KAI. Sedangkan pelanggan dengan usia di bawah 3 tahun (infant) agar membawa face shield pribadi.

Baca Juga : PT KAI Daop 8 Surabaya Adakan Rapid Test Massal Gratis, Simak Jadwalnya

Sebelumnya PT KAI Daop 8 Surabaya bekerja sama dengan RNI menghadirkan layanan rapid test seharga Rp 85.000 di 3 stasiun. Yaitu Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang. Jam pelayanan rapid test di stasiun adalah 07.00-19.00 WIB. Untuk Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Pasar Turi, layanan ini mulai beroperasi pada 29 Juli 2020. Sementara untuk Stasiun Malang, layanan ini baru beroperasi pada 1 Agustus 2020.

“Bagi pelanggan yang keberangkatan KA-nya di bawah pukul 07.00 WIB dan ingin memanfaatkan layanan rapid test agar melakukannya minimal 1 hari sebelum jadwal keberangkatan. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan dan potongan harga tersebut untuk bepergian menggunakan kereta api. KAI berkomitmen untuk mengoperasikan kereta api dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada saat perjalanan," tutup Suprapto.