Stadion Kanjuruhan yang bakal direnovasi oleh pemerintah (Foto : Istimewa)
Stadion Kanjuruhan yang bakal direnovasi oleh pemerintah (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Pada tahun 2020 ini, Stadion Kanjuruhan yang berlokasi di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang bakal mengalami pembenahan. Statment tersebut disampaikan oleh Bupati Malang, HM Sanusi saat ditemui awak media di sela agenda pemerintahan, Selasa (28/7/2020).

”Ya mulai tahun ini (2020) sudah dimulai (direnovasi, red),” ucap Bupati Malang saat ditanya kapan pelaksanaan renovasi terhadap Stadion Kanjuruhan itu dimulai. 

Baca Juga : Gairahkan Bulu Tangkis, PBSI Kota Malang Gelar Home Tournament

Untuk anggaran yang disediakan, Sanusi mengaku jika bakal mendapatkan pasokan dana segar dari pemerintah pusat. Yakni dari Kementrian Pemuda Olahraga (Kemenpora) dan Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jawa Timur.

”Detailnya nanti dari kementerian yang akan membuat perencanaaan, soalnya kalau dari APBD pasti tidak mampu. Informasi yang kami dapat (anggarannya, red) hampir setengah triliun,” sambung Bupati Malang.

Selain dari Kemenpora, Pemprov Jatim dikabarkan juga siap mengelontorkan anggaran guna melancarkan proses renovasi Stadion Kanjuruhan yang selama ini dijadikan markas bagi tim Arema Fc tersebut. 

Bahkan, dari informasi yang diterima Bupati Malang, Provinsi Jatim bakal menggelontorkan anggaran pembanggunan Stadion Kanjuruhan mencapai Rp 150 miliar. Hanya saja yang diprioritaskan bakal secepatnya dicairkan mencapai Rp 10 miliar.

”Sementara ini anggaran dari Pemprov (Jatim, red) yang sudah turun Rp 1 miliar,” ucap Bupati Malang.

Baca Juga : Kisah Legenda Arema Agus Yuwono, Jadi Pemain Timnas Indonesia Akibat Celana Pramuka Hilang

Nantinya, anggaran dari Pemprov Jatim itulah yang bakal digunakan untuk memulai tahap renovasi Stadion Kanjuruhan pada akhir tahun 2020 ini.

”Nanti kita serahkan kepada kementerian terkait standart pembangunan stadion seperti apa. Tapi terkait pelaksanaannya bakal dilakukan oleh masing-masing, kalau dari Provinsi ya akan dilakukan oleh Pemprov. Sedangkan yang dari pusat akan dilakukan oleh kementerian,” pungkasnya.