Penampikan Pasha Ungu tuai Kontroversi (Foto: IG pashaungu_vm)
Penampikan Pasha Ungu tuai Kontroversi (Foto: IG pashaungu_vm)

MALANGTIMES - Wakil Wali (wawali) Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha Ungu kembali menjadi sorotan. Kali ini, model rambut Pasha kembali menuai kontroversi.  

Sebelumnya, pada tahun 2018 lalu rambut Pasha dengan model dikuncir dinilai kurang etis oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).  Kini, penampilan pasha kembali membuat heboh dengan mengecat rambutnya warna pirang.  

Baca Juga : Pembukaan Tertunda, Satu-satunya Bioskop di Kabupaten Malang Tunggu Putusan Pusat

 

Penampilan Pasha itu terlihat melalui akun Instagramnya @pashaungu_vm yang mengunggah foto pada Senin (27/7/2020).  

“Terima kasih banyak kami haturkan kunjungan sahabat2 saya anggota DPRD kabupaten Kutai Kertanegara Kalimantan timur bapak Johan.. bapak syuaib.. bapak ma’ruf dan staf bapak Adi.. semoga betah dipalu dalam kunkernya ya.. jangan lupa mampir makan durian palu yang terkenal enak bangett.. semoga ini jadi berkah manfaat bagi kami masyarakat kota palu Sulawesi tengah,aminn..” tulis Pasha pada captionnya.

Tak ayal gaya rambut Pasha itu langsung menuai berbagai reaksi dari warganet.  Sebagian dari mereka ada yang mempertanyakan boleh tidaknya pejabat daerah mengecat rambutnya.  

@aryanti_id: Boleh ya Pak @pashaungu_vm seorang pejabat rambut nya di cat warna.. mohon maaf hanya nanya saja ya pak."

@daya_love1: "emang boleh ya pak pejabat diwarna-warna rambutnya gt?"

Namun ada juga yang memuji penampilan Pasha.  @sitorus_tina : "Maaf mas pasha,kirain td lg pake filter.tp setelah aku perhatiin ternyata asli, tp keren bngt kok.jd makin awet muda."

@ferryardian88 : "Pak Wawali gaul."

@zakkir_baim : "Keren bgt style rambutnya boss..."

@rvitadis : "Meuni kaseeeppp btw, Rambutnya jd seragaman ama baju a @pashaungu_vm."

Tak hanya warganet, Kemendagri rupanya juga turut menyorot penampilan Pasha. Melalui Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, ia mengatakan jika tidak ada larangan kepala daerah mengecat rambut.  "Setahu saya, nggak ada larangan kepala daerah ngecat rambut," ujarnya.  

Baca Juga : Target 3 Besar se-Jatim, Pemkab Malang Berharap CSR bagi Atlet

 

Bahkan, Akmal mengatakan jika bukan hanya Pasha pejabat daerah yang mewarnai rambutnya.