Bungkus makanan diolah menjadi tas daur ulang yang mirip brand mode ternama. (Foto: instagram @camera60studio).
Bungkus makanan diolah menjadi tas daur ulang yang mirip brand mode ternama. (Foto: instagram @camera60studio).

MALANGTIMES - Ingin tampil dengan berbagai tas dengan sensasi brand ternama Dior, Chanel, atau Hermes dengan anti mainstream? Karya dari sepasang kekasih asal Milan, Italia ini kiranya bisa jadi pilihan.

Chiara Rivituso dan Matteo Bastiani yang menghadirkan produk-produk tas rasa brand mode ternama tersebut tapi bisa dibilang kw super.

Baca Juga : APD Nyentrik ala Dokter Gigi di Kota Malang Ini Bikin Gemes

 

Sebab, mereka menyulap bungkus makanan, tas untuk sayur, ataupun biskuit ke bentuk-bentuk ikonik tas dari berbagai brand mode ternama itu.

Melalui laman instagram @camera60studio, keduanya menunjukkan karya-karya tas anti mainstrem tersebut.

Di antaranya, Dior Saddle bag yang mereka ubah dengan menamainya Breakfast at Dior's. Tas ini terbuat dari karton boks sereal Kellogg's Corn Flakes. Mereka menambahkan twist unik pada gantungan di sabuk depan tas. Kemudian, khas berbentuk huruf 'D' dari Dior berganti dengan 'K' khas Kellogg's.

Yang menarik, sesuai dengan namanya Breakfast at Dior's tas ini bisa diisi sereal yang kapan saja bisa dimakan saat kalian merasa lapar. Bahkan jika ingin ditambah dengan susu juga bisa.

Kemudian ada juga Chanel Mini Vanity bag, yang kali ini berbahan dari bungkus biskuit Oreo. Super mini dengan rantai untuk kalung tasnya, dan sama halnya dengan produk lainnya di dalamnya juga bisa berisi biskuit oreo.

 

 

Kreasi menarik lainnya adalah Baguette Fendi bag yang berbahan kantong kertas McDonald's berwarna coklat. Mereka menamainya Mc Bagyette, di dalamnya juga ditunjukkan ketika diisi dengan produk-produk makanan cepat saji khas McDonal's seperti burger hingga kentang goreng.

Baca Juga : Hobi Koleksi Pernak-pernik Harry Potter? Warner Bros Luncurkan Sepatu Firebolt Limited

 

Selain itu masih banyak karya-karya lainnya. Mereka dalam hal ini tak hanya sekadar meniru model tas, tetapi juga mengaplikasikan detail-detail kulit atau emas yang memang biasa menghiasi tas-tas high-end.

Selain bungkus makanan, kantong belanja butik brand terkenal juga menjadi bahan eksplorasi mereka membuat karya tas. Seperti, paper bag putih Chanel mereka jadikan si mungil Le Chiquito dari Jacquemus.

Meski karya-kara mereka terbilang unik, nampaknya sementara ini mereka belum berencana menjual berbagai tas super kw itu kepada khalayak. Namun, mereka berharap tas daur ulang ini dapat memberi dampak positif demi menyelamatkan lingkungan.