Bangga Rek! 3 Arema Jadi Jubir Penanganan Covid-19 Pemerintah Pusat, Simak Profil Mereka

Jul 22, 2020 09:23
Achmad Yurianto, Reisa Broto Asmoro, dan Wiku Adisasmito (Foto: IST)
Achmad Yurianto, Reisa Broto Asmoro, dan Wiku Adisasmito (Foto: IST)

MALANGTIMES - Dalam penangan kasus Covid-19 di Indonesia, pemerintah telah menyiapkan tim khusus. Salah satunya ialah Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang kini diganti sebagai Satuan Tugas Penanganan Covid-19.  

Dalam tim tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempercayakan kepada satu orang untuk menjadi juru bicara (Jubir) khusus terkait penanganan kasus Covid-19 di Tanah Air. Jubir tersebut bertugas untuk berbicara di hadapan publik terkait update kasus virus asal Wuhan China itu.  

Baca Juga : Mantan Pelatih Arema Ditawari Menjadi Wakil Bupati Lampung Tengah

Selain itu mereka juga harus memberikan informasi-informasi penting terkait perkembangan Covid-19. Menariknya, jubir yang dipilih oleh pemerintahan merupakan orang-orang hebat.  

Tentunya hal itu sangat membuat bangga, terkhusus masyarakat Malang. Pasalnya, diketahui tiga jubir yang dipilih merupakan orang-orang kelahiran Malang, Jawa Timur. Tiga arek Malang (Arema) itu adalah Achmad Yurianto, Reisa Broto Asmoro dan Wiku Adisasmito.

Berikut profil mereka:

1. Achmad Yurianto

Achmad Yurinato dipercaya sebagai jubir pemerintahan khusus penanganan Covid-19. Hampir setiap hari, Yuri muncul di hadapan publik untuk memberikan informasi terkini atau update terkait kasus Covid-19.  

Namun, per Selasa (21/7/2020) posisi Yuri resmi digantikan oleh Wiku Adisasmito. Yuri merupakan pria kelahiran Malang, 11 Maret 1962.  

Ia merupakan lulusan Sarjana Kedokteran Universitas Airlangga tahun 1990. Lalu ia menjadi Perwira Pertama (PAMA) Kesdam V/BRW pada 1987 dan dokter Yonif pada 1991. Serta ia menjadi PAMA dan Kesdam IX/UDY di tahun yang sama.  

Yuri juga pernah menjabat sebagai Kaurminkes Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Dili pada 1994. Tiga tahun kemudian, pada 1997, Yuri mengabdi di Kostrad TNI Angkatan Darat sebagai PS Kepala Seksi Kesehatan Militer (Kesmilkes) Kostrad pada 1997.  

Selang setahun kemudian, pada 1998, ia naik menjadi Kepala Seksi Kesmilkes Kostrad. Karir Yuri bisa dibilang cukup moncer hingga ia dipercaya sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan pada 9 Maret 2020. 

2. Reisa Broto Asmoro

Reisa Broto Asmoro dipercaya masuk dalam tim Gugus Tugas Covid-19. Ia juga bisa dibilang sebagai jubir penanganan kasus Covid-19. Reisa juga kerap tampil di televisi untuk menginformasikan kasus Covid-19 sejak masuk tim Gugus Tugas. 

Reisa lahir di Malang, Jawa Timur pada 28 Desember 1985. Ia lahir dengan nama asli Reisa Kartikasari. Nama yang dipakainya saat ini merupakan nama belakang dari sang suami yang merupakan pewaris Keraton Solo, bernama Kanjeng Tedjodiningrat Broto Asmoro. Keduanya resmi menikah pada tahun 2012 lalu.  

Baca Juga : Netizen Penasaran Ungkap Keluarga Dokter Reisa Broto Asmoro, Ternyata Punya Suami Pangeran

Reisa mengawali karirnya sebagai model hingga ia sempat mengikuti ajang Puteri Indonesia mewakili Yogyakarta pada tahun 2010. Di ajang tersebut, Reisa berhasil meraih posisi kedua dan mendapat gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2010.  

Sebelumnya, ia juga sempat menjadi finalis Gadis Sampul dan membintangi beberapa iklan di Indonesia maupun luar negeri. Di dunia pendidikan, ia merupakan alumni Universitas Pelita Harapan  2009. Ia lantas menjadi dokter dan bekerja di RS Polri Raden Said Soekanto.

Dalam karirnya sebagai dokter, ia pernah menjadi satu di antara anggota Dissaster Victim Identification (DVI) yang salah satunya terlibat dalam proses investigasi korban Sukhoi, dan beberapa bom terorisme di Jakarta.

Kini ia diketahui membuka praktik di Klinik Kecantikan JMB di bilangan Jakarta Selatan. Hingga akhirnya ia dipercaya menjadi jubir Covid-19 pada 9 Juni 2020 lalu.

3. Wiku Adisasmito

Sosok Wiku Adisasmito menjadi perbincangan publik setelah menggantikan posisi Achmad Yurianto sebagai jubir pemerintahan untuk Covid-19. Ia tampil perdana pada Senin (21/7/2020).  

Sebelum menjadi jubir, ia bertugas sebagai Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Wiku Adisasmito merupakan pria kelahiran Malang, 20 Februari 1964.  

Pria bernama lengkap Wiku Bakti Bawono Adisasmito ini mengembang pendidikan kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan berhasil meraih gelar dokter hewan pada tahun 1995.  

Ia lantas melanjutkan S2 dan S3 di Colorado Stat University. Dari kampus tersebut ia berhasil meraih gelar Master of Science (M.Sc) dan Doctor of Phylosophy (Ph.D).  

Diketahui, saat ini Wiku merupakan staf pengajar dan juga Guru Besar sidang kebijakan kesehatan di bidang sistem kesehatan dan penanggulangan penyakit infeksi di Universitas Indonesia. Hingga akhirnya ia dipercaya sebagai jubir Satgas penanganan Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru