Petugas gabungan yang tengah melakukan pembuatan marka physical distancing (Ist)
Petugas gabungan yang tengah melakukan pembuatan marka physical distancing (Ist)

MALANGTIMES - Warga atau pengendara yang melintas di Kota Malang masih belum terbiasa menjaga jarak di jalan. Misalnya di titik-titik persimpangan yang memiliki traffic light, pengendara motor umumnya masih berhenti dengan jarak berdekatan seperti sebelum pandemi.

Terbaru, ada empat titik persimpangan jalan yang telah dibuat marka physical distancing. Marka tersebut saat ini sudah terpasang di kawasan persimpangan traffic light Rajabali, persimpangan traffic light Rampal, persimpangan traffic light Kayutangan dan juga persimpangan traffic light Savana.

Baca Juga : Masyarakat Harus Tertib Berlalu Lintas, Minggu Depan Polisi Gelar Operasi Patuh 2020

Marka tersebut nantinya juga akan dibuat di beberapa persimpangan lain di Kota Malang. Meskipun begitu, dijelaskan, Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution, jika marka physical distancing tak akan dibuat di semua persimpangan jalan di Kota Malang.

"Memang di beberapa persimpangan terus dilakukan pembuatan marka baru, tapi nantinya tidak semua persimpangan traffic light. Tidak semua persimpangan bisa, menyesuaikan lebar jalan, maupun volume kendaraan," jelasnya.

Saat ini, pengendara masih sulit untuk menyesuaikan. Keberadaan marka itu juga diharapkan agar para pengendara bisa menyesuaikan penjarakan dengan titik poin yang telah dibuat di persimpangan.

"Ya sementara setiap hari, petugas mengerahkan pengendara untuk pada posisinya, sehingga tidak menganggu kendaraan lain seperti roda empat uang juga berhenti di persimpangan jalan," jelasnya.

Untuk jumlah, pihaknya mengatakan tak ada target berapa titik yang akan diberi marka. Menurutnya, marka physical distancing yang telah ada bisa menjadi sarana imbauan dan edukasi untuk menjaga jarak di lokasi lainnya.

Baca Juga : Naik Kereta ke Jakarta Tak Perlu SIKM Lagi, Ini Penggantinya!

"Pada marka yang telah dibuat, itu juga bentuk edukasi. Jikapun di traffic light yang lain tidak ada marka physical distancing, maka dengan yang sudah ada masyarakat bisa sadar dan terbiasa menjaga jarak di jalan raya," jelasnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan masyarakat pagi ini (19/7/2020) nampaknya sudah mulai menyadari terkait marka physical distancing di persimpangan jalan. Seperti halnya di persimpangan jalan di kawasan Sawojajar. Kendati tidak terdapat marka di persimpangan traffic light, namun para pengendara telah terlihat menjaga jarak antar pengendara motor lainnya.