Staf Umum Pabrik Gula (PG) Krebet Baru, Dimas Seloprabowo saat ditemui oleh awak media, Sabtu (11/7/2020). (Istimewa)
Staf Umum Pabrik Gula (PG) Krebet Baru, Dimas Seloprabowo saat ditemui oleh awak media, Sabtu (11/7/2020). (Istimewa)

MALANGTIMES - Antrean truk angkut tebu yang akan memasuki kawasan Pabrik Gula (PG) Krebet Baru, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang kerap kali membuat kemacetan di ruas jalan Malang menuju Gondanglegi atau sebaliknya. 

Menanggapi hal itu, pihak PG Krebet Baru melalui staf umum PG Krebet Baru memberikan klarifikasi kepada awak media terkait pengaturan antrean truk angkut tebu yang akan menunggu giliran masuk ke pabrik untuk menyetorkan hasil tebu dari petani.

Staf Umum PG Krebet Baru, Dimas Seloprabowo yang diutus oleh pihak perusahaan mengungkapkan bahwa antrean truk angkut tebu tersebut terjadi akibat dari animo para petani tebu yang meningkat untuk memasukkan hasil panen tebu pada saat-saat menjelang musim kemarau ini. 

"Animo petani kita luar biasa. Karena animo petani kita sangat tinggi ini bersamaan dengan kemarau, petani berupaya sebanyak-banyaknya memasukkan (tebu) saat ini. Beberapa hari ini agak banyak karena itu alasannya," ungkapnya ketika dikonfirmasi oleh awak media, Sabtu (11/7/2020).

Merespon tingginya animo para petani tebu, Dimas menuturkan bahwa pihak PG Krebet Baru telah berupaya semaksimal mungkin dalam meningkatkan kapasitas produksi penggilingan tebu serta memperluas lahan parkir yang berada di dalam kawasan pabrik.

"Kita sudah meningkatkan kapasitas giling. Lahan parkir yang di dalam juga sudah ditambah dua kali lipat dari tahun lalu," ujarnya. 

Tetapi usaha itu masih belum terlihat hasil yang maksimal, dikarenakan kemacetan masih kerap kali terjadi akibat dari keluar masuknya antrean truk angkut tebu yang memiliki volume kendaraan cukup besar. 

Dimas menambahkan bahwa pihak PG Krebet Baru di tahun-tahun sebelumnya menambah lahan parkir di luar kawasan pabrik, akan tetapi pada tahun 2019 hingga sekarang, pihaknya memutuskan untuk tidak memperpanjang sewa lahan parkir di luar kawasan pabrik. tidak melakukan perpanjangan sewa lahan parkir yang berada di luar pabrik, karena telah menambah kapasitas parkir di dalam pabrik.

"Dengan ditambah volume lahan parkir yang kami miliki, maka kami tidak memperpanjang sewa lahan yang digunakan untuk parkir," bebernya. 

Selain tidak memperpanjang sewa lahan parkir di luar pabrik karena telah menambah kapasitas lahan parkir di dalam parkir sebanyak dua kali lipat, pihak PG Krebet Baru juga menyiagakan security atau satpam untuk penataan parkir truk tebu.

Dimas juga mengatakan bahwa penempatan security untuk mengatur arus keluar masuk dan penataan parkir agar tidak terjadi antrean truk tebu yang menyebabkan kemacetan di ruas jalan Malang menuju Gondanglegi atau sebaliknya telah bekerja secara maksimal.

"Ini menjadi perhatian kami. Petugas security sudah intensif turun ke jalan secara mobile. Ketika truk itu memiliki stan yang panjang, maka harus segera maju," ujarnya. 

Lebih lanjut Dimas menuturkan bahwa masa giling tebu ini akan berlangsung hingga Bulan November mendatang. Maka dari itu, intensitas security yang nantinya bekerja secara mobile haru terus dimaksimalkan kembali agar tidak terjadi antrean truk angkut tebu yang menyebabkan kemacetan.