Konferensi pers berkaitan dengan pegawai BRI Kanwil Malang yang terjangkit covid-19 di Balai Kota Malang (Istimewa).
Konferensi pers berkaitan dengan pegawai BRI Kanwil Malang yang terjangkit covid-19 di Balai Kota Malang (Istimewa).

MALANGTIMES - Kronologi penyebaran covid-19 di Kantor Wilayah (Kanwil) BRI Malang sampai saat ini masih belum diketahui dengan pasti. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Malang pun masih terus berupaya melakukan tracing.

Ketua Tim Satgas Covid-19 sekaligus Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, awal mula diketahui adanya karyawan BRI Kanwil Malang terjangkit covid-19 adalah saat didapati karyawan yang sakit demam. Sebelum demam, karyawan yang merupakan salah satu unsur pimpinan di Kanwil BRI Malang itu sempat mengeluh kepada Pimpinan Wilayah Kanwil BRI Malang jika ia sering buang air secara terus menerus.

Baca Juga : Geger Karyawan Positif Covid, Ratusan Orang Dites, BRI Kanwil Malang Tertutup

"Tapi memang yang bersangkutan gula darahnya tinggi, jadi memang itu jadi penyebab sering buang air kecil," katanya.

Lalu lantaran demam, karyawan tersebut kemudian dilarikan ke salah satu rumah sakit di Kota Malang. Saat itu pasien memiliki gejala batuk, demam, hingga sesak nafas. Kemudian dilakukan tes swab pada 26 Juni 2020.

"Kemudian tanggal 30 Juni 2020 beliau meninggal dunia. Lalu hasil swab keluar tanggal 1 Juli 2020 Dan dinyatakan positif covid-19. Yang bersangkutan memiliki penyakit penyerta," tambah Sutiaji.

Meski begitu, menurutnya pasien pertama yang terkonfirmasi positif di lingkungan BRI Kanwil Malang itu belum dipastikan sebagai pembawa covid-19. Pasalnya, yang hasil swabnya positif bukan hanya pasien tersebut. Melainkan ada enam karyawan lain yang kini menjalani karantina mandiri.

"Bisa saja beliau yang meninggal yang awalnya status PDP itu tertular dari enam yang lain, jadi masih ditelusuri. Karena yang bersangkutan juga bekerja di kantor 14 hari sebelum sakit, dan tidak Ada riwayat bepergian kemana-mana," terang politisi Demokrat itu.

Baca Juga : Nekat, Wali Kota Sutiaji Minta Tutup, BRI Kanwil Malang Tetap Buka Layanan

Sutiaji pun menegaskan agar protokol kesehatan dijalankan dengan ketat di kantor BRI dan seluruh kantor perbankan di Kota Pendidikan ini. Sehingga persebaran covid-19 bisa segera ditangani dengan baik.

"Kami harap masyarakat juga tidak panik dan melakukan aktivitas di perbankan dengan normal. Karena Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Malang sudah bekerja. Sehingga ekonomi kita bisa tetap berjalan normal," pungkasnya.