Gus Baha (Istimewa).
Gus Baha (Istimewa).

MALANGTIMES - Isu komunis yang kembali merebak akhir-akhir ini membuat salah satu pemuka agama, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau lebih akrab disapa Gus Baha turut mengeluarkan suara.

Kyai yang dicintai lantaran gaya ceramahnya yang luwes itu pun membagikan pemikirannya tentang isu komunis dan orang-orang yang anti-Tuhan. Salah satunya seperti yang terekam dalam channel YouTube Garuda Hitam.

Baca Juga : Menag Keluarkan Panduan Salat Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam kesempatan itu, Gus Baha di hadapan jamaah menegaskan jika organisasi masyarakat ataupun LSM yang tak disukai semestinya adalah dikarenakan ajarannya yang tak benar. Bukan karena adanya giringan isu yang menyepakati adanya penindasan yang itu juga belum terbukti kebenarannya.

"Kami tak akan jadi LSM yang terjebak isu pemutarbalikan sejarah," katanya.

Dalam akidah Islam, menurutnya tak dibenarkan menilai sebuah partai politik atau ormas hanya dari sejarahnya saja. Melainkan yang paling penting adalah ajaran yang diberikan dari ormas tersebut.

"Kalau orang ajak komunisme dan atheisme itu nggak benar. Misal ada orang yang dizalimi dan ajari komunisme, kalau ajarannya salah ya salah," tegas Gus Baha.

Ajaran komunis dan ateis dia sebut memang banyak menggiring mereka yang imannya lemah. Orang-orang digiring untuk menarik rasa simpati dan kasihan kepada orang atau golongan yang seolah tersudutkan ataupun minoritas.

"Dalam Al-Qur'an jelas. Yang disalahkan adalah ajarannya. Begitu juga ajaran kebenaran, kalau ajaran benar dibenarkan kalau orangnya salah ya dia yang salah," imbuhnya.

Baca Juga : Bacaan Al-Qur'an Tak Fasih, Ustaz Evie Effendie Tuai Kritik Putri Gus Mus

Dia menegaskan jika kebenaran sejati akan benar dibicarakan oleh siapapun. Diapun menganalogikan pada pernyataan seorang pelacur yang meyakini jika Tuhan adalah satu. Maka pernyataan dan ajaran Tuhan adalah satu adalah benar, tak pandang bulu siapa yang mengatakan.

Namun sebaliknya, jika ada orang dengan peradaban tinggi menyampaikan ajaran komunis dan atheisme, maka itu tak benar. Siapapun orangnya, jika ajarannya tak benar, maka artinya itu salah.

"Kalau kamu benci satu aliran, maka benci ajarannya. Agar tak terprovokasi isu sosial. Karena kalau terprovokasi akan membela yang terzalimi dan lain sebagainya," tambah Gus Baha.

"Dulu PKI di Kediri kata Kyai Lirboyo cerita ke saya nyebut kyai penghisab dan buruh digerakkan untuk anti kyai. Itu membuat simpati pada anti yang mapan. Ulama diangkat derajatnya rata-rata karena barokah yang diberikan Allah," pungkasnya.