Lokasi gudang barang bekas yang terbakar, nampak petugas terus berupaya memadamkan api (Ist)
Lokasi gudang barang bekas yang terbakar, nampak petugas terus berupaya memadamkan api (Ist)

MALANGTIMES - Insiden kebakaran yang terjadi dikawasan Jalan Keben 2 Timur, RT 6 RW 8, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (4/7/2010) membawa kesedihan. Bukan hanya dari korban atau pemilik lokasi yang terbakar, namun juga dari pihak petugas pemadam kebakaran sendiri.

Saat dalam proses pemadaman api di lokasi gudang Jalan Keben 2 Timur, RT 6 RW 8, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, satu personel petugas pemadam kebakaran gugur.

Baca Juga : Mengharukan, Petugas Pemakaman yang Kelelahan Tertidur di Samping Batu Nisan

Bermula dari laporan kejadian kebakaran dari salah seorang warga bernama Tika, yang juga warga sekitar, petugas langsung menuju lokasi kebakaran dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran.

Sampai di lokasi, petugas mendapati sebuah gudang barang rongsokan dengan luas kurang lebih 30 sampai 20 meter persegi tengah dilahap si jago merah.

Pemilik gudang tersebut, yakni Muaji (56) warga Lawang, Kabupaten Malang, telah lima tahun mengontrak di lokasi tersebut. 

Lokasi tersebut selain sebagai tempat pemilahan sampah, juga sekaligus tempat tinggal Muaji bersama istri dan anaknya. Sehari-hari Muaji bekerja di TPS sekitar lokasi.

"Personel yang dikerahkan sebanyak 15 orang. Berangkat pukul 13.43 dan tiba di lokasi 13.45," Ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo melalui laporannya.

Kondisi lokasi yang banyak tumpukan material rongsokan mudah terbakar semakin menambah besar kobaran api. Hal itu sedikit menyulitkan petugas dalam memadamkan api.  

Namun 15 personel yang tetap berupaya keras dan berhasil memadamkan api kurang setelah berjibaku selama dua jam lebih, dengan penggunaan air sebanyak 30 ribu liter untuk pembasahan areal yang terbakar.

Sementara itu, ketika api sudah hampir padam, salah satu anggota petugas pemadam kebakaran tiba-tiba terjatuh. Dari situ, petugas yang lain kemudian langsung menolong korban dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Baca Juga : Tabung LPG Ngowos, Warung Bakso Nyaris Ludes Terbakar, Dua Orang Terluka

Namun nahas, saat tiba di rumah sakit, korban justru mengembuskan napas terakhirnya dan dinyatakan telah meninggal. Korban diketahui bernama Sunardi, warga Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Meninggalnya Sunardi dibenarkan Teguh. Namun sampai saat ini, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab meninggalnya Sunardi.

"Penyebab pastinya kami belum mengetahui, Mas. Kami belum sempat konfirmasi ke pihak rumah sakit," ungkap Teguh (5/7/2020).

Sementara itu, terkait penyebab meninggalnya petugas pemadam kebakaran, terjawab akun Instagram Humas Pemkot Malang, yakni @humakotamalang. 

Akun tersebut menuliskan dalam kolom komentar postingan kabar meninggalnya personel damkar, meninggalnya korban lantaran mengalami serangan jantung.

"Turut berduka cita atas meninggalnya almarhum bapak Sunardi, anggota dari Pemadam Kebakaran Kota Malang yang meninggal karena serangan jantung dalam tugas menjinakkan api dalam kebakaran di Janti. Semoga khusnul khotimah," tulisnya.