Peta sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Malang (Foto : Instagram Diskominfo Kabupaten Malang)
Peta sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Malang (Foto : Instagram Diskominfo Kabupaten Malang)

MALANGTIMES - Kasus covid-19 di Kabupaten Malang masih didominasi dari wilayah Kecamatan Singosari. Terbaru, berdasarkan data yang dihimpun Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang, hingga Sabtu (4/7/2020) petang ada penambahan 2 pasien covid-19 dari Kecamatan yang ada di wilayah Malang Utara tersebut. 

”Penambahan 2 pasien asal Kecamatan Singosari itu membuat jumlah pasien covid-19 di Kabupaten Malang meningkat menjadi 236 kasus,” ungkap Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz. 

Baca Juga : Saat Isi Pengajian, Gus Wachid "Arema" Meninggal Dunia

Dari data yang baru di-publish pada Sabtu (4/7/2020) pukul 17.47 WIB itu, jumlah pasien asal Kecamatan Singosari terekap ada 85 kasus. Dengan torehan itu, membuat Kecamatan Singosari menjadi salah satu dari 4 zona merah yang ada di Kabupaten Malang. Sedangkan ke-3 zona merah lainnya, tersebar di Kecamatan Dau, Lawang, dan Karangploso. 

”Dari 236 kasus, sebanyak 76 pasien diantaranya sudah dinyatakan pulih dari covid-19,” sambung Aniswaty. 

Jika dibandingkan data sehari sebelumnya, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh tersebut bertambah 1 orang. Sebab pada Jumat (3/7/2020) hanya ada 75 pasien asal Kabupaten Malang yang dinyatakan sembuh. 

”Kalau jumlah pasien yang meninggal dunia masih sama seperti data sebelumnya, yaitu ada 22 orang,” ungkap Aniswaty. 

Baca Juga : “Teror” Ular Kobra Marak terjadi di Kabupaten Malang

Sebagai informasi, untuk jumlah pasien yang menjalani penanganan medis akibat terpapar covid-19 ada 138. Dari jumlah tersebut, 53 pasien di antaranya dirujuk ke rumah sakit. Kemudian untuk pasien yang menjalani isolasi mandiri ada 49 orang, dan 36 sisanya masih menjalani perawatan di gedung observasi. 

Terakhir, untuk jumlah ODR (Orang Dengan Resiko) yang terekap pada Sabtu (4/7/2020) petanv ada 143 orang, ODP (Orang Dalam Pengawasan) 536, dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) 516 orang.