Bakal calon bupati Malang dr Umar Usman saat berada dalam sesi acara Times Talk di studio MalangTimes, Rabu (1/7/2020). (Foto: Dok MalangTimes)
Bakal calon bupati Malang dr Umar Usman saat berada dalam sesi acara Times Talk di studio MalangTimes, Rabu (1/7/2020). (Foto: Dok MalangTimes)

MALANGTIMES - Bakal calon bupati (bacabup) dokter Umar Usman kian melebarkan gerak menyongsong kontestasi Pilkada Kabupaten Malang 2020. Sejak mendapatkan “surat tugas” dari PKB, Umar sudah menjalin komunikasi dengan dua public figure nasional, yakni artis Yuni Shara dan Nissa Sabyan. 

Yuni Shara dan Nissa Sabyan dijajaki untuk menjadi wakil Umar di pilkada. Penjajakan menggandeng Yuni atau Nissa termasuk misi mendulang  suara milenial.

"Terkait Bu Yuni Shara dan Mbak Nissa Sabyan, sudah terjalin komunikasi dengan tim saya. Apa pun bisa terjadi. Saya dari kelompok NU agamis, Bu Yuni atau Mbak Nissa Sabyan bisa menjadi perwakilan kelompol milenial agar berimbang," ujar Umar dalam sesi Time Talks MalangTIMES, Rabu (1/7/2020). 

Ada  respons berbeda dari Yuni Shara dan Nissa Sabyan ketika dikomunikasikan soal kemungkinan berpasangan di pilkada. "Bu Yuni lebih terbuka terkait ajakan sebagai N-2 (wakil bupati Malang). Tetapi Mbak Nissa masih malu-malu. Ya mungkin karena usianya masih muda," ujar pria yang juga menjabat sebagai direktur RSUD Kota Malang itu. 

Baca Juga : PKB Incar Tiga Partai Non Parlemen untuk Mengusung Calon Bupati

 

Soal  alasan dalam memilih dua sosok public figure tersebut, Umar mengatakan bahwa Nissa Sabyan merupakan  perwakilan kelompok milenial serta  sosok yang sopan dan santun. "Kalau Bu Yuni Shara sebagai perempuan asli Malang, multitalenta, dan seorang pebisnis berhasil," ungkapnya. 

Dari keahlian Yuni Shara dalam bidang bisnis itu, Umar berharap  keahlian tersebut merupakan nilai plus untuk membangun Kabupaten Malang dengan mendatangkan investor nasional. Apalagi, sebagai artis dan pebisnis, Yuni Shara memiliki banyak kenalan. 

"Bu Yuni Shara itu pengusaha berhasil, mempunyai usaha berhasil, serta banyak kenalan pengusaha dan investor. Itu kan  bisa menarik investor ke Kabupaten Malang. Itu cocok dengan misi kami," ungkap Umar. 

Selain Yuni Shara dan Nissa Sabyan, Umar juga menyebutkan beberapa nama tokoh politik maupun tokoh masyarakat yang dijajaki berdampingan dengan dirinya. "Ada Nur Mutiah Farida (ketua Fatayat Kabupaten Malang), Didik Budi Muljono (mantan sekda). Juga Pak Miskat (politikus Golkar), Pak Rahmat Kartala (Gerindra),  Chusni Mubarok (ketua DPC Gerindra Kabupaten Malang). Juga ada nama Bu Chofidah (anggota DPRD Jatim) dan  Bu Hikmah Bafaqih (anggota DPRD Jatim)," bebernya. 

Terkait nama Didik Budi Muljono yang saat ini sama dengan Umar Usman berharap rekomendasi dari DPP PKB untuk menjadi calon bupati Malang, Umar mengatakan dulu pernah mau jadi N-2. "Tapi tidak tahu yang terbaru, kami belum berkomunikasi lagi. Kalau saya milih N-1, beliau mungkin juga sekarang milih N-1," pungkasnya.