Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Nama Thalhah bin Ubaidillah tentu tak asing bagi umat muslimin. Kisahnya begitu masyhur dan banyak menjadi pelajaran bagi umat muslim hingga saat ini. Selama masa perjuangan, Thalhah menjadi salah satu sahabat utama Rasulullah SAW.

Ustadz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, Thalhah bin Ubaidillah memiliki banyak kelebihan dan julukan yang diberikan Rasulullah SAW. Kelebihan pertamanya adalah selalu menjadi yang paling depan dalam berbagai peperangan.

Baca Juga : Kisah Bapak dan Anak yang Berlomba Sedekah, Ditegur Abu Bakar dan Umar karena Berlebihan

Layaknya sahabat yang lain, Thalhah bin Ubaidillah selalu memilih menjadi yang pertama untuk menyerang musuh dan mendobrak agar pasukan muslimin bisa masuk ke area musuh.

Karena dia sangat yakin dengan janji Rasulullah SAW untuk masuk surga lantaran mati jihad. Rasulullah SAW juga menjanjikan tak ada fitnah kubur bagi yang mati jihad. Bahkan hari kiamat tak ada timbangan amal ibadah bagi mereka.

Dalam berbagai peperangan disebutkan jika para sahabat saling mewasiatkan diri saat hendak berperang. Mereka masuk surga firdaus bersama para nabi tanpa dihisap. 

Thalah bin Ubaidillah merupakan salah satu sahabat Rasulullah SAW gang selalu mencari janji Allah SWT dan Rasulullah SAW tersebut.

Selain itu, Thalhah bin Ubaidillah juga memiliki julukan sebagai burung elang saat Perang Uhud berlangsung. Julukan itu diberikan kepada Thalhah karena Thalhah memiliki kelebihan layaknya elang, yaitu memiliki tatapan mata yang tajam.

Dalam Perang Uhud, Rasulullah SAW juga menyebut Thalhah sebagai Thalhah yang paling baik di antara Thalhah dan sahabat yang lain. 

Kemudian kelebihan dan julukan ke tiga yang diberikan Rasulullah SAW adalah orang yang mati syahid tapi masih hidup. Tiga julukan diberikan saat Perang Uhud

Kelebihan ke empat Thalhah adalah ia termasuk dari 10 sahabat yang dijanjikan masuk surga. Penyebutan nama Thalhah sebagai ahli surga datang setelah Rasulullah SAW menyebut nama Ali bin Abi Thalib.

Baca Juga : Kisah Pemuda Jujur dan Miskin yang Bertemu Jodohnya Saat Terdampar di Pulau Asing

Kemudian Thalhah bin Ubaidillah juga termasuk 10 orang yang awal masuk Islam. Kelebihan lainnya, ia ditunjuk Umar bin Khattab sebagai enam orang yang ahli surah.

Kemudian kelebihan lain yang disematkan Rasulullah SAW adalah menjadikan Thalhah bin Ubaidillah sebagai ahli badar yang hadir dalam Perang Badar, peperangan pertama Rasulullah SAW yang paling besar.

Puncaknya Perang Basar sendiri terjadi saat Badar tengah yang dihadiri Rasulullah SAW. Dalam Al-Qur'an dijelaskan jika Allah mengampuni siapapun yang datang dalam Perang Badar.

Saat itu, ada enam orang sahabat yang tak sempat datang dalam Perang Badar, namun tetap dihitung sebagai ahli Badar. Salah satunya Thalhah yang saat terjadi perang diutus Rasulullah SAW ke negeri Syam untuk memata-matai kekuatan kaum Quraisy.

Bahkan saat Rasulullah SAW kembali, Thalhah dan lima sahabat lainnya yang berhalangan dalam Perang Badar tetap mendapatkan harta rampasan. Karena ke enamnya dianggap Rasulullah SAW hadir dalam Perang Badar dan tak hadir lantaran mendapat tugas serta amanah dari Rasulullah SAW.