Para personel Begundal Lowokwaru dalam sesi pemotretan di depan mikrolet pada pembuatan videoklip bertajuk "Dari Singosari Kemana-mana". (Foto: Jauhar Alfiyan)
Para personel Begundal Lowokwaru dalam sesi pemotretan di depan mikrolet pada pembuatan videoklip bertajuk "Dari Singosari Kemana-mana". (Foto: Jauhar Alfiyan)

MALANGTIMES - Salah satu legenda band punk Malang, yakni Begundal Lowokwaru, meluncurkan videoklip bertajuk "Dari Singosari Kemana-Mana", Sabtu (27/6/2020) melalui kanal YouTube-nya di BL TV. 

Band punk yang terbentuk akhir tahun 1999 ini mengusung genre punk-nya sendiri dan disuguhkan secara ciamik dengan balutan lirik yang khas. 

Dalam perjalanannya, band punk ini mengalami banyak pergantian personel. Hingga kini yang masih  memperkuat Begundal Lowokwaru yakni Ustard Chipeng sebagai vokalis, Indra Binatang sebagai gitaris, Kadek Rocker sebagai gitaris, Agek Gebyar sebagai bassist, dan Samid sebagai drummer. 

Lagu yang dirilis kali ini merupakan ciptaan Ustard Chipeng dan Indra Binatang. Lagu ini diambil dari salah satu materi mini-album yang rencana dalam waktu dekat ini akan di-launching. Perjalanan suka duka Begundal Lowokwaru terlihat jelas dalam bait demi bait yang ada pada lagu "Dari Singosari Kemana-mana".

Indra Binatang selaku gitaris dan yang membentuk Begundal Lowokwaru mengatakan bahwa lagu "Dari Singosari Kemana-mana" ini bercerita mengenai proses awal Begundal Lowokwaru yang terlahir dari gang sempit Sidodadi di wilayah Singosari hingga berpindah-pindah tempat tongkrongan.

"Lagu ini bercerita perjuangan Begundal Lowokwaru yang ngawali band-band-an, punk-punk-an di Sidodadi, Singosari, lalu berpindah ke Terminal Arjosari. Selanjutnya berkumpul dengan teman-teman punk lainnya di depan Mitra 2 (sekarang Hotel Savana) untuk terus bertahan dan berkarya. Ya intinya rangkuman perjalanan kami ngeband," ungkapnya, Sabtu (27/6/2020). 

Bait-bait lagu tersebut juga menegaskan bahwa perjuangan keras Begundal Lowokwaru hingga menembus batas. Jelas pada bait pertama yang menampakkan diri sebagai band yang kerap kali diremehkan  masyarakat. Namun, nyatanya Begundal Lowokwaru dapat berkarya hingga berkeliling Indonesia dan lintas negara. 

"Dari Singosari kemana-mana, Lahir dari gang sempit kuasai kota, Jelajahi negeri dan lintas negara, kami lahir dan hadir tuk kacaukan semuanya," demikian potongan lagu dalam bait pertama. 

Indra mengatakan, sebuah band jika memliki niat dan tekad besar serta ingin disegani oleh banyak orang, juga harus seimbang dengan karya dan komitmen kuatnya untuk membesarkan sebuah band. 

Menurut dia, dalam sebuah perjalanan, pasti banyak cacian, makian, karya yang tidak diapresiasi. Tetapi nantinya sampai sebuah capaian band tersebut dapat dihargai dan disegani. 

"Meskipun di kota kecil, tapi kalau punya misi besar, pasti akan jadi band besar. Harus push limit, lewati batas untuk mencapai sesuatu yang besar," ujar Indra yang juga sempat memperkuat band ska legenda Malang, yakni Skatoopid. 

Sementara itu, terkait penggunaan mobil angkutan umum dengan trayek Lawang-Arjosari dalam video-klip lagu "Dari Singosari Kemana-mana", Indra mengatakan bahwa hal tersebut menandakan kilas balik Begundal Lowokwaru yang penuh cerita dengan kendaraan tersebut. 

"Kalau mikrolet (angkutan kota) memang kendaraan klasiknya Lawang-Arjosari yang setiap saat melewati Singosari. Dan juga merupakan angkutan rakyat," ujarnya. 

Indra menuturkan bahwa pada Juli akan di-launching video-klip dari salah satu daftar lagu di mini-album Begundal Lowokwaru. Mini-album berisi tujuh lagu tersebut juga akan di-launching menunggu kondisi stabil dan persiapan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. 

"Bulan Juli akan di-launching video-klip kedua yang bertemakan tentang musik punk yang dahulu termarjinalkan tapi sekarang menjadi konsumi pemuda hingga masyarakat umum," ungkapnya.

Berikut link YouTube video klip dari Begundal Lowokwaru-Dari Singosari Kemana-mana :
https://youtu.be/CecrXRnaKyE