MALANGTIMES - Ribuan santri dan kiai di Kabupaten Malang siap mengaji Islam Nusantara melalui seni wayang kulit. Filosofis itu diambil dari perjalanan Walisongo yang menyebarkan Islam di Nusantara. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang ditetapkan pada 22 Oktober.
Baca Juga : Musim Melaut, Para Nelayan yang Berlabuh di Kabupaten Malang Bakal Disemprot Antiseptik
Kegiatan yang dimotori oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang itu akan digelar selama dua hari. Yakni sejak Jumat (23/10/2015) hingga Sabtu (24/10/2015).
Menurut Sekretaris PCNU Kabupaten Malang, KH Mujib Sadzili, agenda pertama adalah apel Hari Santri Nasional. Kedua akan digelar pembacaan shalawat, yang dilaksanakan di Masjid Al Huriyah Kecamatan Tumpang. Yani Gembyar Shalawat, oleh Jemaah Shalawat se Kabupaten Malang.
"Agenda ketiga, Halaqah dan Kajian Aswaja yang akan diikuti oleh seluruh Pengurus NU se Kabupaten Malang. Halaqah dan kajian itu akan dilaksanakan pada Sabtu (24/10/2015), sekira pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB," jelas pria yang populer disapa Gus Mujib, kepada MALANGTIMES, Jumat (23/10/2015).
Selanjutnya, usai agenda tersebut, akan dilaksanakan parade drum band oleh siswa Madrasah berbasis NU se Kabupaten Malang. "Rutenya dari arah selatan lapangan Tulus Ayu hingga kantor MWC NU Tumpang. Sementara dari arah utara, dari Malang Suko ke kantor MWC NU Tumpang," rinci Gus Mujib.
Agenda selanjutnya, adalah penampilan seni Hadrah Al Banjari se Kabupaten Malang. Acara tersebut akan dilaksanakan setelah shalat Magrib. "Usai penampilan hadrah Al Banjari, dilanjutkan resepsi peringatan Hari Santri 1 PCNU Kabupaten Malang. Saat itu, juga para santri dan kiai di Kabupaten Malang diajak mengaji pemantasan Seni budaya Wayang Kulit, dengan tema "Islam Nusantara Sebagai Penerus Perjuangan Walisongo di Bumi Indonesia". Kita ngaji Islam Nusantara," jelasnya.
Baca Juga : Draft Sudah Final, Besok Pemkot Malang Ajukan PSBB
Adapun yang hadir dalam beberapa rangkaian acara tersebut jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, seluruh ulama NU di Kabupaten Malang, serta para santri di seluruh pesantren di Kabupaten Malang.
"Saat apel dan resepsi Hari Santri NAsional, akan hadir KH Abdul Matin, Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur. Sebagai tamu undangan, Bupati Malang, Rendra Kresna dan jajaran Kepala Dinas. Puluhan warga NU akan menghadiri acara ini," katanya.
Lebih lanjut Gus Mujib menambahkan, bahwa kegiatan tersebut, melaksanakan instruksi PBNU untuk menggelar peringatan Hari Santri Nasional. "Kedua, untuk memperkuat ajaran Aswaja kepada warga NU. Kita juga bertujuan untuk melibatkan masyarakat secara langsung kalau ada kegiatan NU, untuk meningkatkan rasa cintanya kepada NU," kata Gus Mujib. (*)
