Meluas, Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang dari 3 Menjadi 15 Kecamatan

Jun 19, 2020 18:17
Komandan Satgas New Normal Life Kabupaten Malang, Letkol Inf Ferry Muzawwad, saat menjelaskan wilayah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang
Komandan Satgas New Normal Life Kabupaten Malang, Letkol Inf Ferry Muzawwad, saat menjelaskan wilayah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang

MALANGTIMES - Masyarakat Kabupaten Malang masih harus tetap waspada terkait penularan Covid-19. Sebab, dari yang semula hanya 3 Kecamatan yang masuk zona merah penyebaran covid-19, kali ini jumlahnya meningkat menjadi 15 Kecamatan.

Hal ini menjadi fokus khusus tim Satgas Kabupaten Malang. Pasalnya, dengan meluasnya penyebaran virus Covid-19 ini, zona merah pun semakin banyak.

Baca Juga : Keluarga Dekat 3 Pasien Positif Covid-1 di Kota Batu Ditracing, Hasilnya Satu Anak Reaktif

”Jadi kalau saya berfikir zona merah itu sebenarnya ya semuanya adalah wilayah rawan penyebaran (covid-19). Tapi kalau kita lihat dari tracing itu ada 15 Kecamatan yang masih menjadi titik penyebaran,” terang Komandan Satgas New Normal Life Kabupaten Malang, Letkol Inf Ferry Muzawwad, Jumat (19/6/2020).

15 kecamatan yang menjadi titik penyebaran virus Covid-19 ini, masih menurut penuturan Ferry, selain didominasi dari wilayah Malang Utara, yakni Kecamatan Singosari, Lawang, dan Singosari. Kecamatan lain seperti Turen, Ngajum, Donomulyo, dan Tumpang juga masuk dalam kategori zona merah alias zona rawan penyebaran covid-19. 

”(Di 15 Kecamatan itu) sudah mulai ada 1, 2 kasus,” jelasnya.

Disinggung terkait langkah Satgas dalam mengantisipasi meluasnya zona merah itu, Ferry mengaku jika sementara ini masih belum membuat kebijakan seperti yang diterapkan di Malang Utara, termasuk di Kecamatan Singosari yang melangsungkan pengetatan sosial.

”Untuk sementara yang penyebaran di wilayah lain (selain Malang Utara) itu kan belum masif, masih 1, 2 kasus jadi belum perlu kita berlakukan (pengetatan sosial),” ujarnya.

Meski belum mengambil keputusan pengetatan sosial, namun Ferry terus mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama yang ada di zona merah, untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan itu meliputi pemakaian masker, menjaga kebersihan, rajin cuci tangan, dan menerapkan physical distancing. Selain itu, bagi wilayah yang tidak masuk zona merah, juga tetap diimbau agar tidak telalu euforia. Namun justru sebaliknya, yakni lebih disiplin agar jangan sampai wilayahnya berubah jadi zona merah.

”Karena memang virus ini (covid-19) tidak terlihat jadi bagaimanapun yang bisa kita lakukan adalah melaksanakan protokol kesehatan. Kemudian yang kena (covid-19) akan segera kita obati, sehingga dengan seperti itu semuanya saling membantu dan saling memperkuat,” tegasnya.

Baca Juga : 2 ASN Kota Batu Positif Covid-19, Ada Riwayat Perjalanan ke Surabaya

Sebagai informasi, hingga hari ini (Jumat 19/6/2020) ada 159 kasus terkonfirmasi positif covid-19. Merujuk pada data yang dihimpun Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang, dari 159 kasus itu sebanyak 46 diantaranya dinyatakan sembuh. Sedangkan yang meninggal karena terpapar covid-19 ada 18 pasien.

”Sebenarnya kalau kenaikan ini akan tetap ada, namun tinggal bagaimana upayanya agar yang sakit ini bisa segera disembuhkan,” ujar Ferry saat menanggapi kenaikan jumlah pasien Covid-19.

Saat disingung pula terkait penambahan pasien itu karena efek dari “kelonggaran” paska PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), anggota TNI yang juga menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu ini membantah dugaan tersebut.

”Sebenarnya tidak (karena PSBB berakhir), tapi penyebabnya itu karena masih ada sebagian masyarakat yang tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” jawabnya.

Meski jumlah pasien Covid-19 terus meningkat, lanjut Ferry, namun pihaknya berharap dan akan terus berusaha agar tidak sampai terjadi PSBB jilid II. ”Semoga tidak ada (PSBB Jilid II). Kita akan terus menekan kasus penyebarannya. Sehingga Kabupaten Malang bisa masuk dalam persyaratan untuk bisa melaksanakan new normal,” pungkasnya.

 

Topik
covid 19 di kabupaten malangmasyarakat kabupaten Malangsatgas kabupaten malangLetkol Inf Ferry Muzawwadberita malang hari ini

Berita Lainnya

Berita

Terbaru