Belajar di Rumah Langsung Lanjut Libur Akhir Semester, Tahun Ajaran Baru Mulai 13 Juli

Jun 16, 2020 09:31
Pelajar saat melangsungkan ujian di Kota Batu sebelum pandemi. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Pelajar saat melangsungkan ujian di Kota Batu sebelum pandemi. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Hingga akhir semester ini, siswa-siswi di Kota Batu tidak perlu lagi datang ke sekolah. 

Pasalnya, kegiatan belajar mengajar dari rumah kembali diperpanjang hingga 21 Juni mendatang.

Baca Juga : 8 Kampus Terbaik di Indonesia Tahun 2021 Versi QS World University Ranking, Mana Saja?

Nantinya siswa akan langsung menjalani masa liburan semester dan baru akan kembali mengikuti pelajaran di tahun ajaran baru.  

"Sesuai dengan kalender pendidikan, maka libur akhir semester genap atau libur akhir tahun pelajaran 2019/2020 dimulai pada 22 Juni 2020 sampai dengan 12 Juli dan awal pembelajaran 2020/2021 dimulai 13 Juli mendatang,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih. 

Hal tersebut mengacu pada Peraturan Wali Kota Batu nomor 56 tahun 2020 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam status transisi darurat ke pemulihan dan keputusan Wali Kota Batu nomor 188.45/207/KEP/402.012/2020 tentang tahapan fase status transisi darurat ke pemulihan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. 

Sehingga, masa kegiatan belajar mengajar di rumah diperpanjang sampai 21 Juni 2020 mendatang. Dengan demikian, aturan ini berlaku untuk seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD/MI, SMP/MTs, beserta bapak dan ibu guru hingga tenaga pendidikan sekolah. 

“Belajar di rumah, baik yang menggunakan pembelajaran sistem daring (online) maupun offline diperpanjang sampai 21 Juni 2020 dan masuk kembali pada tahun ajaran baru,” imbuhnya. 

Meski demikian, kepala sekolah wajib melakukan pemantauan secara berkesinambungan tahap aktivitas guru, tenaga pendidikan, dan peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dan work from home.  

Lalu, setiap guru kelas atau mata pelajar dan wali kelas bertanggung jawab untuk memantau siswa masing-masing. 

Baca Juga : New Normal, Perkuliahan di Kota Malang Akankah Tetap Melalui Daring?

Setiap guru juga harus menyiapkan metode pembelajaran secara online atau offline.  

Sekolah juga tetap melakukan pengaturan piket secara proporsional yakni 30 persen dari jumlah guru dan pegawai untuk pelayanan publik, petugas kebersihan, dan keamanan.  

Pembelajaran online untuk siswa bisa melalui media TVRI ataupun melalui aplikasi pembelajaran online lainnya. Menurutnya, perpanjangan itu dilakukan melihat kondisi pandemi saat ini.  

Sekaligus untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan menunggu keputusan masa new normal di Kota Batu selanjutnya. 

Topik
Berita BatuBelajar di RumahLibur Akhir SemesterTahun Ajaran BaruDinas Pendidikan Kota Batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru