Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg. (Foto: Humas)
Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg. (Foto: Humas)

Tiba-tiba saja aku terinspirasi.

Pikiran lepas bahkan seperti imajinasi.

Mungkin saja endapan pikiran yang tersisa di hati.

Satu keinginan hidup penuh makna dan sangat damai.

Bisakah NU dan Muhammadiyah bukan hanya kontestasi.

Namun membangun rajutan ukhuwwah yang islami.

 

Sepertinya dua ormas ini heperrealita.

Tidak hanya jadikan sebuah media dakwah.

Bukan hanya menjadikan alat untuk yang berguna.

Lebih dari strategi sebagai sebuah wasilah.

Mungkin perlu tatanan yang lebih berorientasi pada agama.

Bukan media mencari gengsi apalagi yang memah.

Perlu satukan kekuatan untuk membangun bangsa.

Bukan kontestasi namun saling menyangga.

Kuatkan jalinan ukhuwwah dengan sebuah agenda.

Mengisi ruang kosong kendali negara.

 

Entah relevan atau hanya imajinasi.

Sebuah harapan yang mungkin tidak sesuai.

Bahkan mungkin tidak ada orang peduli.

Kecuali orang-orang yang masih punya nyali.

Bagaimana membangun negeri citra islami.

Dengan kuatkan kesehatan, pendidikan dan ekonomi.

Apalagi sekarang sedang menghadapi pandemi.

Seharusnya NU dan Muhammadiyah konsolidasi.

Dengan sungguh-sungguh bukan hanya kuasi.

 

Mari kita ikuti webinar bersama.

Hadirkan ketua PBNU dan ketua PP Muhammadiyah.

Bagaimana persepsi mereka tentang ukhuwwah.

Adakah pikiran yang mungkin melebihi logika.

 

Malang, 6-6-2020

Abd Al Haris Al Muhasibiy