Kereta api (foto dok MalangTIMES)
Kereta api (foto dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Ada yang sudah kangen perjalanan kereta api? Kini PT KAI Daop 8 Surabaya akan kembali mengoperasikan kereta api reguler jarak menengah dan jauh secara bertahap untuk melayani masyarakat mulai Jum'at (12/6/2020) lusa.

Sejak pandemi Covid-19, kereta api resmi tidak beroperasi karena pertimbangan penyebaran virus dari beberapa wilayah di Indonesia. Namun memasuki masa New Normal, saat ini kereta api mulai mempersiapkan diri untuk kembali melakukan perjalanan.

Baca Juga : Menhub Hapus Aturan Batas 50% Penumpang Kendaraan Umum dan Pribadi

"Kami mengoperasikan kembali perjalanan KA reguler jarak Menengah/ Jauh sebagai komitmen KAI untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian keluar kota menggunakan kereta api," kata Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya.

Meski begitu, Suprapto juga menegaskan bahwa ketika pengoperasian kembali perjalanan kereta api nantinya juga tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Hal itu mengacu pada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 dan Surat Edaran Ditjenka Kemenhub No 14 Tahun 2020 Tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Covid-19.

Lalu bagaimana prosedur memesan tiketnya? Suprapto menjelaskan untuk saat ini tiket dapat dipesan secara online melalui aplikasi KAI Access atau aplikasi lainnya. Sementara untuk pemesanan secara langsung bisa melalui loket di stasiun.

"Tiket dapat dipesan secara online melalui aplikasi KAI Access dan channel online lainnya mulai H-7 keberangkatan KA. Sedangkan penjualan tiket di loket stasiun dilayani mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA," jelas Suprapto.

Untuk tahap awal, KAI hanya menjual tiket 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Hal itu bertujuan untuk menjaga jarak antar penumpang selama dalam perjalanan.

Bagi penumpang dengan usia di atas 50 tahun, petugas akan mengatur tempat duduknya saat dalam perjalanan sehingga tidak bersebelahan dengan penumpang lain.

Khusus untuk perjalanan KA jarak menengah/jauh penumpang diwajibkan mengenakan Face Shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Calon penumpang KA Jarak Menengah/Jauh juga diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 7 Tahun 2020. Dan berkas tersebut harus ditunjukkan kepada petugas pada saat melakukan boarding.

Seperti ketentuannya yang sudah diberlakukan, yakni: 

• Menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan,

• Menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau Rapid Test.

• Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

Secara umum, setiap penumpang KA jarak jauh maupun lokal diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, dan menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

Baca Juga : Besok Ruas Tol Pakis-Malang Resmi Beroperasi, Ini Besaran Tarifnya

“Jika saat proses boarding penumpang kedapatan tidak memenuhi ketentuan tersebut, maka tidak diperkenankan melakukan perjalanan dan tiket dapat dibatalkan dengan pengembalian bea penuh,” tambah Suprapto.

Terhitung mulai pada tanggal 12 sampai 30 Juni 2020, PT KAI Daop 8 Surabaya kembali melayani 8 perjalanan KA regular jarak menengah atau jauhnya. Delapan perjalanan tersebut di antaranya adalah: 

1. KA Sancaka (KA 179/ KA 182) relasi Surabaya Gubeng – Yogyakarta /pp.

2. KA Maharani (KA 265 / KA 266) relasi Surabaya Pasar Turi – Semarang Poncol/ pp.

3. KA Tawang Alun (KA 334-335 / KA 336 – 333) relasi Ketapang/Banyuwangi – Bangil – Malang Kota Lama/pp.

4. KA Probowangi (KA 337/ KA 338) relasi Surabaya Gubeng – Ketapang/Banyuwangi / pp.

5. KA Ranggajati (KA 120 – 121) relasi Cirebon - Surabaya Gubeng – Jember.

6. KA Ranggajati (KA 122 – 119) relasi Jember - Surabaya Gubeng – Cirebon.

7. KA Sri Tanjung (KA 302 – 303) relasi Lempuyangan/Solo - Surabaya Gubeng – Ketapang/ Banyuwangi.

8. KA Sri Tanjung (KA 304 – 301) relasi Ketapang/Banyuwangi - Surabaya Gubeng – Lempuyangan/Solo.

Total hingga akhir bulan Juni 2020 ini, ada 32 perjalanan kereta api yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya dengan rincian 24 kereta api lokal dan 8 KA jarak menengah atau jauh.