Para pedagang saat rapid test di Alun-Alun Kota Batu, Kamis (4/6/2020). (Foto: istimewa)
Para pedagang saat rapid test di Alun-Alun Kota Batu, Kamis (4/6/2020). (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Dinas Kesehatan Kota Batu bekerja sama dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (DIskumdag) Kota Batu mengerahkan 20 tenaga kesehatan untuk melakukan rapid test kepada pedagang kaki lima (PKL) food court Alun-Alun Kota Batu, Kamis (4/6/2020).

Total ada 194 orang yang mengikuti rapid test. Hasilnya yang mengikuti rapid test itu seluruhnya negatif atau non reaktif.

Baca Juga : Data Riset Sebut Indonesia Negara Paling Aktif Cuitkan 'New Normal' saat Covid-19

“Seluruhnya memiliki hasil non reaktif, termasuk juru parkir yang biasanya ada di Alun-Alun Kota Batu,” ungkap Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono.

Rapid test itu dilakukan, lantaran sudah mulai bermunculan para PKL yang berdagang saat transisi New Normal di kawasan Alun-Alun Kota Batu. “Selain itu ini juga sebagai upaya untuk mengurangi rasa kecemasan pedagang,” imbuhnya. 

Selain itu dengan adanya rapid test untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Batu.  “Antusias dari pedagang ini juga tinggi, sehingga membantu memutus mata penyebaran Covid-19,” jelas Eko. 

Sementara itu, seiring dengan dibukanya Alun-Alum Kota Batu, aktivitas juga akan kembali banyak. Selain itu, para pedagang juga disarankan untuk menggunakan masker saat melayani pembeli.