Tangkapan layar instagram info malang raya
Tangkapan layar instagram info malang raya

MALANGTIMES - Munculnya dugaan perselingkuhan yang menyeret nama salah satu aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di salah satu Puskesmas di Kota Malang masih ramai diperbincangkan. Terlebih, tangkapan percakapan antara suami sah dan salah satu perempuan ASN itu tersebar luas di media sosial.

Meski begitu, hingga saat ini ternyata Inspektorat Pemerintah Kota Malang masih belum menerima aduan berkaitan dengan dugaan perselingkuhan tersebut.

Baca Juga : Bak Drama Korea, Percakapan Suami dengan Selingkuhan PNS Kota Malang Viral

Kepala Inspektorat Kota Malang Abdul Malik menyampaikan, belum ada laporan yang disampaikan kepada Inspektorat dan dia juga belum mengetahui kebenaran kasus tersebut.

"Yang saya ketahui belum (ada laporan) ya," katanya.

Malik menjelaskan, Inspektorat akan melakukan berbagai rangkaian kegiatan sesuai prosedur yang ada dalam menyelidiki kasus serupa.

Ketika benar ditemukan adanya kasus asusila yang melibatkan ASN, maka akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Dipelajari dulu fakta dan datanya. Baru menentukan langkah selanjutnya," imbuhnya.

Malik menjelaskan, sanksi yang diberikan kepada ASN yang melanggar ketentuan telah dijelaskan dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Dalam PP tersebut terdapat ketentuan sanksi bilamana pelanggaran disiplin ASN mengarah pada pencemaran martabat PNS.

Hukuman berat pun sangat mungkin diterima bagi setiap ASN yang melanggar aturan dan sumpah.

Hukuman berat dalam PP Nomor 53 tahun 2010 adalah berupa penurunan pangkat satu tingkat selama tiga tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan, pembebasan jabatan, dan pemberhentian.

Sebelumnya, media sosial ramai memperbincangkan kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan ASN atau PNS di Kota Malang.

Baca Juga : Bahaya! RS Rujukan Berpotensi Jadi Kluster Baru Penyebaran Covid-19 di Malang

Abdi negara itu disebut-sebut sebagai pegawai di salah satu Puskesmas di Kota Malang.

Kabar menghebohkan itu pertama kali mencuat setelah curhatan sang istri sah diunggah di media sosial dan diunggah kembali oleh beberapa akun gosip serta akun info Malang Raya.

Salah satu akun yang mengunggah dugaan perselingkuhan itu adalah @malangraya_info.

Pada unggahan itu, admin menunjukkan identitas sang istri dan suami serta perempuan berstatus PNS yang disebut-sebut sebagai seorang pelakor.

Bukan hanya itu, isi percakapan suami dengan perempuan berinisial DN melalui WhatsApp itu juga diunggah secara gamblang dalam postingan tersebut.

Percakapan itu berisi tentang berbagai hal. Termasuk keresahan DK jika harus disebut atau dicap sebagai seorang pelakor.

"Aku takut dibilang perusak. Kan kalau PNS enggak boleh jadi (istri) yang kedua," bunyi salah satu percakapan yang diduga melibatkan suami Ulies (istri sah) dengan DK yang diduga sebagai orang ke tiga dalam rumah tangga Ulies dan suami.