Para petugas Lapas Klas 1 Malang yang tengah menjalankan rapid test (Ist)
Para petugas Lapas Klas 1 Malang yang tengah menjalankan rapid test (Ist)

MALANGTIMES - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Malang, melakukan rapid test kepada seluruh petugas Lapas. 

Hal itu dilakukan dalam upaya Lapas Klas 1 Malang zero dari orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan dan juga mereka yang positif Covid-19.

Baca Juga : Menohok, Tenaga Kesehatan di Kota Batu Tuliskan 'Baju Lebaran' di APD

Kepala Lapas Klas 1 Malang, Agung Krisna menjelaskan, upaya rapid test tersebut merupakan upaya dalam rangka pencegahan Lapas Klas 1 Malang terpapar dari Covid-19.

"Jangan sampai ada satu orangpun yang masuk (Lapas Klas 1 Malang) dalam kategori ODP, PDP atau positif Covid-19," ujarnya. 

Menurutnya, tes cepat itu dilakukan pada pegawai Lapas karena memiliki kemungkinan kontak dengan masyarakat.

"Target tahap pertama adalah seluruh pegawai akan di-rapid tes karena pegawai yang berpotensi terkena. Mereka kerap berada di tengah masyarakat," jelasnya.

Untuk itu, dalam tahap pertama ini pengecekan dilakukan terhadap seluruh petugas Lapas Klas 1 Malang yang berjumlah sekitar 117 orang. 

Bukan hanya untuk petugas lapas saja, nantinya, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga akan dilakukan rapid test.

"Namun untuk WBP karena jumlahnya ribuan, kita akan random saja karena jumlahnya ribuan (sekitar 2.000 lebih)," bebernya saat ditemui di sela kegiatan, Sabtu (30/5/2020).

Selain itu, upaya men-zero-kan Lapas Klas 1 Malang dari wabah Covid-19 tersebut juga telah dilakukan dengan upaya-upaya lain.

Misalnya, meniadakan kunjungan dari keluarga sementara waktu dan menggantinya dengan kunjungan online. 

Baca Juga : Ada Sekitar 120 Tempat Ibadah di Kabupaten Malang Tetap Gelar Salad Id

Selain itu juga secara berkala melakukan penyemprotan disinfektan, penyediaan sarpras maupun menyediakan drive thru barang titipan dari pihak keluarga.

"Dalam upaya pencegahan, saat ini sidang juga sudah berlangsung online. Lapas Klas 1 Malang tetap melaksanakan protokol Covid-19 dengan ketat agar tidak terkena baik pegawai maupun WBP-nya," terangnya.

Sementara itu, untuk hasil pemeriksaan rapid test kepada seluruh petugas lapas tersebut, hasilnya nihil. 

Tidak terdapat petugas lapas yang terindikasi terpapar Covid 19.

"Puji Tuhan semua nonreaktif, tapi bukan berarti kita bebas dari virus. Akan tetapi kita tetap harus mempertahankan hasil dan keadaannya. Kita bisa melihat sama-sama, kalau kita bisa disiplin melaksanakan protokol kesehatan, hal ini akan berbuah positif," pungkasnya.