Universitas Brawijaya Malang. (Istimewa)
Universitas Brawijaya Malang. (Istimewa)

MALANGTIMES - Momen yang paling ditunggu-tunggu oleh sebagian besar atau bahkan seluruh mahasiswa setelah selesai melangsungkan perkuliahan dan skripsi adalah wisuda. Momen saat mahasiswa telah lulus kuliah dengan disematkannya toga kepada dirinya membuat suasana bahagia. 

Tetapi hal itu pun tak dapat dirasakan M. Amin Susilo, seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang telah lulus ujian komprehensif skripsi serta kelengkapan administrasi untuk wisuda pada awal tahun ini. Pasalnya kondisi pandemi covid-19 sekarang, tidak memungkinkan untuk melakukan wisuda dengan mengumpulkan banyak orang. 

"Sekitar pertengahan Februari 2020 saya telah daftar yudisium. Selanjutnya daftar untuk keperluan administrasi wisuda. Berkas sudah saya serahkan semua pada Februari itu," ujar Amin.

Amin juga menyadari bahwa terjadinya pengunduran jadwal wisuda disebabkan  pandemi covid-19 yang sedang menyerang Indonesia, khususnya di Malang Raya. Selain itu, saat ini di wilayah Malang Raya sedang melaksanakan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) untuk pencegahan persebaran covid-19.

"Ya saya menyadari  diundurnya jadwal wisuda ini disebabkan pandemi covid-19. Dan juga terdapat perubahan teknis tentang wisuda," ungkapnya.

Untuk mengisi waktu luangnya, Amin -yang saat kuliah telah nyambi bekerja di salah satu kafe-  lebih memanfaatkan momen menunggu pengumuman jadwal wisuda dengan menjadi barista.

"Kebetulan saya saat kuliah juga nyambi kerja menjadi barista di salah satu kafe hingga sekarang. Jadi, untuk ngisi waktu luang sambil nunggu jadwal wisuda atau info pengambilan ijazah, saya manfaatkan dengan kegiatan ini walaupun kafe juga terbilang sepi sejak adanya pandemi covid-19," ungkap pria asal Probolinggo tersebut.

Amin berharap agar pandemi covid-19 ini cepat selesai dan semua dapat berjalan normal kembali, termasuk agenda wisuda dan kegiatan belajar mengajar.  "Saya harap pandemi ini segera usai dan semua dapat berkegiatan normal kembali," tandas Amin.

Untuk diketahui, sejak pada 28 Maret 2020 yang bertepatan pada jadwal wisuda periode ke-IX, Universitas Brawijaya memutuskan untuk mengubah mekanisme penyelenggaraan wisuda. Hal itu tertuang dalam Pengumuman Nomor 2846/UN10/TU/2020 tentang Pelaksanaan Wisuda Universitas Brawijaya tanggal 28 Maret 2020.

"Untuk sementara waktu, wisuda diganti dengan pengambilan ijazah. Pengambilan Ijazah dilakukan di fakultas masing-masing. Acara wisuda akan diadakan menunggu informasi lebih lanjut," tulis  surat pengumuman tersebut.