ist
ist

MALANGTIMES - Rekam jejak pasien positif Covid 19 ke 10 di Kota Batu cukup panjang. Pasien perempuan berusia 47 tahun warga Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji ini, berlatar belakang pedagang sayur antar kota dan pengepul besar.  

“Pasien perempuan ke-10 ini pekerjaan pedagang sayur antar kota dan pengepul besar, kulakan ke pasar pujon dan karangploso untuk dikirim ke Banyuwangi,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori.

Baca Juga : PDP di Kota Batu Meninggal setelah Sehari Jalani Perawatan, Punya Riwayat Sesak Napas

Ia menambahkan, riwayat sakit pasien mengeluh gejala pertama kali pada 4 Mei 2020 dengan keluhan demam tinggi dan batuk. Lalu tanggal 5 Mei 2020 pasien masuk Rumah Sakit UMM Tlogomas dengan keluhan demam tinggi, batuk dan disertai sesak nafas.

“Kemudian Hasil rontgen menunjukkan gambaran pneumonia. Yang bersangkutan dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif, lalu dilanjutkan dengan Swab test,” imbuhnya. 

Swab ke-1 pada 6 Mei 2020 dan hasilnya di kirim ke BBTKL Surabaya, namun sampai saat ini belum keluar. Lalu dilakukan Swab ke-2 pada 16 Mei 2020 dan hasilnya dikirim ke RS UB Malang.

“Selanjutnya selama menjalani perawatan kondisinya terus membaik sehingga 19 Mei 2020 yang bersangkutan diperbolehkan pulang dengan dijemput oleh petugas dari PKM Bumiaji, dengan posisi hasil swab (PCR) masih belum keluar,” tambah Chori.

Lalu hasil Swab (PCR) keluar pada 21 Mei 2020 dari RS UB dan yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19. Hasil test kedua ini dijadikan acuan penetapan status positif.

Baca Juga : Tukang Ojek di Pasar Kota Batu Jadi Pasien Konfirm Covid-19 ke-8

Pasien tersebut juga memiliki riwayat perjalanan takziah ke Pujon yakni salah satu pasien konfirm Pasar Keputran pedagang sayur di Surabaya.