Fans Borussia Monchengladbach memasang kardus berfoto untuk siasati tanpa penonton (Borussia Monchengladbach)
Fans Borussia Monchengladbach memasang kardus berfoto untuk siasati tanpa penonton (Borussia Monchengladbach)

MALANGTIMES - Penggemar Borussia Monchengladbach telah memesan lebih dari 12 ribu kardus yang akan diisi foto penggemarnya untuk membantu mengisi Borussia-Park jika Bundesliga kembali digelar.

Bundesliga akan segera menggelar pertandingan setelah kurang lebih dua minggu mengalami masa karantina akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga : Bayern Munchen Siap Hadapi Pertandingan Usai Karantina Covid-19

Digelarnya kembali pertandingan itu juga ada aturan dimana tidak boleh ada penonton satupun di dalam stadion. Hal itu memang harus dilakukan mengingat Covid-19 masih belum dipastikan hilang di muka bumi.

Penggemar Borussia Monchengladbach sendiri saat ini sudah memesan kurang lebih 12 ribu kardus yang ditempeli foto untuk tetap mendukung tim kebanggaannya berlaga.

Dengan cara yang tak biasa tersebut, penggemar Borussia Monchengladbach juga berkontribusi pada 'Stay at Home' dan menjadikan kampanye tribun. 

Hasilnya 19,00 dolar telah terkumpul untuk kemudian dibelikan kardus dan dipasang di tribun dan sebagiannya juga diserahkan ke badan amal.

Bahkan penggemar Borussia Monchengladbach juga mengizinkan penggemar dari tim lain untuk memesan cut-out yang akan ditempatkan di laga kandang ataupun tandang.

"Penyelenggara kampanye sering dibanjiri pesanan, kita hampir tidak dapat terus menerima semuanya," jelas perwakilan penggemar Gladbach, Thomas Weinmann. 

Baca Juga : Sisi Positif La Liga Kembali Bergulir Menurut Javier Tebas

"Tapi kami jelas senang dengan dukungan luar biasa yang diterimanya," imbuhnya.

Lebih dari itu, para pemain, pelatih, dan anggota dewan Gladbach sebelumnya juga setuju untuk melepaskan gaji mereka untuk membantu klub dan karyawannya. Fans dapat berkontribusi pada kampanye terbaru dengan mengunggah foto mereka ke www.seidabei-trotzdem.de.

Sebagai informasi, Bundesliga adalah liga Eropa utama pertama yang kembali dapat dimainkan dengan hati-hati untuk bermain mengingat pandemi Covid-19 global. Salah satu prasyarat kembalinya adalah bermain pertandingan di balik pintu tertutup, dengan tidak lebih dari 213 orang di stadion, pemain atau staf.