Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Prof Budi P Widyobroto saat wawancara live TV. (Foto: istimewa)
Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Prof Budi P Widyobroto saat wawancara live TV. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru dilakukan melalui 3 jalur, yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri. SNMPTN sudah dilaksanakan dan hasilnya sudah diumumkan pada 8 April lalu. 

Baca Juga : Momen Hardiknas, UNS Gelar Wisuda Daring Pertama Kalinya Kepada 259 Mahasiswa

Hasilnya, masing-masing perguruan tinggi kurang lebih sudah memiliki 20 persen mahasiswa baru dari daya tampung. Total mahasiswa yang sudah diterima melalui jalur ini sebanyak 96.496.

Sementara itu, untuk jalur SBMPTN dan Mandiri masih urung dilaksanakan karena pandemi Covid-19. Padahal, untuk mengikutinya, sebelumnya dibutuhkan nilai dari UTBK.

Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi) Prof Budi P Widyobroto menyampaikan, banyak sekali perguruan tinggi yang sebetulnya menunggu nilai hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk dipakai sebagian atau keseluruhannya sebagai proses seleksi Mandiri atau sejenis.

Nah, lantaran nilai UTBK dirasa vital, LTMPT tetap akan melaksanakan UTBK dengan berbagai kondisi.

"Jadi artinya memang vital UTBK itu tetap harus kita laksanakan dengan berbagai kondisi," ucap Budi saat wawancara live pada Program Metro Pagi Prime Time, Kamis (7/5/2020), disimak oleh media ini.

"Kalau nanti misalkan belum bisa, akan kita undurkan lagi tanggal tertentu," sambungnya kemudian.

Baca Juga : Masih Siaga Covid-19, UB Mudahkan Proses Daftar Ulang Mahasiswa Baru

Dalam kondisi krisis, dengan semua kebijakan yang dilakukan oleh majelis rektor dan prediksi-prediksi yang terus berkembang, LTMPT baru akan melaksanakan UTBK mulai tanggal 5-12 Juli 2020. Untuk pendaftarannya (bersamaan dengan pendaftaran SBMPTN) akan dimulai tanggal 2-20 Juni 2020.

"Itu alternatif pertama, plan A. Kemudian nanti kita lihat perkembangan," timpal Budi.

Dia mengungkapkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Satgas Covid-19. Sehingga, LTMPT akan menggunakan pola yang digariskan oleh Satgas Covid-19. Jadi, tes akan dilakukan dengan jaga jarak, memperhatikan kebersihan (salah satunya dengan penyemprotan disinfektan), menggunakan masker, dan sebagainya.

"Termasuk jaga jarak antara komputer satu dengan komputer yang lain, itu juga kita hitung," imbuhnya.

Sebagai catatan, seluruhnya akan terlaksana bila memang memungkinkan. Dan bila berjalan sesuai rencana ini, pengumuman SBMPTN akan dikeluarkan tanggal 25 Juli 2020.