Warganet Buat Sketsa Wajah Dokter di Atas Roti, Apresiasi Pejuang Garda Terdepan Covid-19

Apr 26, 2020 08:10
Sketsa wajah dokter di atas roti yang dibuat warga net. (Foto: twitter @PutuWardhani).
Sketsa wajah dokter di atas roti yang dibuat warga net. (Foto: twitter @PutuWardhani).

MALANGTIMES - Kondisi yang mengharuskan masyarakat di rumah saja di tengah pandemi Covid-19 memang cukup membosankan. 

Baca Juga : Tips Merawat Hewan Kesayangan di Masa Pandemi Covid-19 dari Dokter Hewan

Beragam aktivitas kreatif bermunculan di tengah penerapan pembatasan jarak ini. 

Salah satunya yang tengah jadi perbincangan publik, yakni aksi membuat sketsa wajah menggunakan meses di atas roti tawar. 

Bisa dibilang kegiatan ini kreatif, sebab menyusun partikel meses yang kecil untuk sama persis dengan wajah seseorang bukanlah perkara mudah. 

Salah seorang warganet memposting hasil karya buatannya di twitter. 

Menariknya, bukan hanya terlihat keren, tetapi aksi buatannya ini sebagai wujud penghormatan bagi para petugas medis yang telah gugur saat bertugas merawat pasien Covid-19. 

"Dengan kerendahan hati dan penuh hormat, mengucapkan turut berduka kepada seluruh Dokter, Perawat serta tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan Pandemi Covid-19.
Terima kasih tak terhingga atas seluruh tenaga, dedikasi , menjadi Pahlawan yg sejati untuk kami," tulis @PutuWardhani. 

Total, ada 24 sketsa wajah para dokter yang ia buat. 

 

 

Di balik unggahan hasil karyanya itu, ia juga menyelipkan pesan bahwa seharusnya yang menjadi garda terdepan perlawanan Covid-19 bukanlah para petugas medis, melainkan masyarakat sendiri. 

Dia seakan ingin menyadarkan kepada semua orang agar tetap beraktivitas di rumah saja untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan menerapkan social distancing dan physical distancing. 

"Kitalah yang menjadi garda terdepan, bukan tenaga medis..
Selamat menunaikan Ibadah Puasa untuk semua yang menjalankan, berkah dan pahala melimpah untuk kita semua," ungkapnya. 

Baca Juga : Sahur Pertama di Ramadhan 2020, #Sawityowit Trending Lagi di Twitter

 

Tak hanya itu, bentuk rasa terima kasih juga diungkapkan untuk para relawan yang menggalang dana sebagai gerakan sosial. 

Seperti pembuatan APD (Alat Pelindung Diri) yang dibagikan kepada petugas medis.

Menyalurkan bantuan makanan, hingga kepada orang-orang yang mampu menuruti kebijakan pemerintah untuk berdiam diri di rumah saja. 

Ia berharap masyarakat tetap mematuhi regulasi dan imbauan pencegahan Covid-19 agar pandemi ini cepat berlalu. 

"Juga teruntuk semuanya sudah bersusah payah mengumpulkan dana, menyalurkan bantuan, menjahit APD, mengantarkan makanan, mendukung mereka untuk berdiam di rumah, mendukung mereka untuk menutup portal komplek, tak menolak jenazah korban covid 19, berkata jujur pd saat diperiksa," terangnya. 

Postingan lengkap 24 sketsa wajah para dokter penanganan Covid-19 yang telah gugur itu ia tampilkan di laman Instagram pribadinya, @phewe17. 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

[1] Dengan kerendahan hati dan penuh hormat, mengucapkan Turut berduka kepada seluruh Dokter, Perawat serta tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan Pandemi Covid-19 Terimakasih tak terhingga atas seluruh tenaga, dedikasi, rasa cinta untuk kami, menjadi Pahlawan yg sejati untuk kami ~ 1. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (IDI Bandung) 2. drg. Yuniarto Budi Santosa, M.Kes (Dinkes Kota Bogor) 3. drg. Gunawan Oentaryo, M.kes 4. dr. Soekotjo Soewiryo, Sp.Rad 5. dr. Ratih Purwarini, MSi ( Dirut @rs_dutaindah , @idi_jakarta_timur ) 6. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (Guru Besar FK @ugm.yogyakarta , IDI Yogyakarta) 7. dr. Bernadette Albertine Framsisca T, Sp. THT-KL ( @idimakassar ) 8. dr. Sudadi Hirawan, M.S., Sp.Ok . . Juga beribu terimakasih pada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang sedang berjuang, Maafkan kami saat masih bandel terus keluar2 rumah, sedang di RS nakes tak bisa pulang bertemu keluarga bahkan untuk membuka baju saja susah, Maafkan kami tak memberi senjata APD disaat nakes sedang berperang melawan pandemi, Maafkan kami tidak berkata sebenarnya tentang keadaan sakit kami hanya karena takut, padahal disaat kami bohong kami menjadi sumber ketakutan dan masalah sekitar kami, Maafkan kami dengan keangkuhan dan kenaifan kami yg tak tau apa2 menolak alm teman2 nakes yg gugur, Maafkan kami ketika kami hanya ribut masalah data, padahal satu nyawa sangat berharga.. terimakasih terimakasih terimakasih . . Staysafe dan tetap #dirumahaja Selamat menunaikan Ibadah Puasa untuk semua yang menjalankan, berkah dan pahala melimpah untuk kita semua #art #arts #artist #rotimeses #roti #meses #carving #stayathome #doctors #respect #rip #covid19 #corona #heroes #hero #idi #ikatandokterindonesia

Sebuah kiriman dibagikan oleh Putu Wardhani (@phewe17) pada

 

Hasil karya buatannya ini mendapat apresiasi dari publik. 

Warganet menilai apa yang dihasilkan oleh @PhutuWardhani tersebut sesuatu yang sangat keren. 

Di samping juga menyemangati para pejuang medis yang hingga kini masih berdiri di garda terdepan menangani pasien Covid-19.

Topik
MalangBerita Malangberita malang hari iniSketsa Wajah Doktersketsa wajah di atas rotiPejuang Garda Terdepan Covid 19

Berita Lainnya

Berita

Terbaru