MALANGTIMES - 200 alat rapid test hadir di Kota Batu, langsung didistribusikan kepada masing-masing Puskesmas di Kota Batu. Selain itu, sebanyak 1.550 alat rapid test, rencananya akan dikirim pada akhir bulan April mendatang.
Baca Juga : Hasil Swab ke-2 Masih Positif, Pasien di Kota Batu Tunggu Hasil Lab Lanjutan
“Pengadaan rapid test yang sudah datang 200 alat dan sisanya 1.550 akan dikirim akhir bulan April,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid 19 Kota Batu, M. Chori.
Ia menjelaskan rapid test yang sudah datang itu langsung didistribusikan ke masing-masing Puskesmas. Totalnya ada 5 Puskesmas, yakni Puskesmas Batu, Puskesmas Sisir, Puskesmas Beji, Puskesmas Junrejo, dan Puskesmas Bumiaji.
Karena ketersediaan rapid test yang terbatas, penggunaannya harus dilakukan dengan selektif oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Hingga saat ini, rapid test yang sudah digunakan kurang lebih 100 alat.
Penggunaan rapid test itu digunakan kepada mereka yang berstatus positif. Selain digunakan untuk yang positif juga dilakukan kepada orang yang melakukan kontak dengannya.
Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Mulai Turun di Angka 283 Pasien, Total 7.418 Pasien per Hari Ini
“Jadi Rapid Test itu nanti untuk kasus pasien positif dan orang yang diduga berhubungan dengannya. Misalnya seperti keluarga atau orang terdekat yang sudah kontak dengan orang tersebut,” ujarnya.
Tapi, lanjut Chori, selain untuk dua sasaran itu, Rapid Test juga akan diberikan kepada tenaga medis. Sebab mereka yang melakukan atau menangani orang yang positif tersebut. Kemudian pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG).
“Hampir 5 ribu rapid test dipesan agar semua yang memang membutuhkan bisa dicek melalui rapid test itu,” tutup Chori.
