Kim Jong-un dan adik perempuannya, Kim Yo-jong.  (Foto: Getty Images)
Kim Jong-un dan adik perempuannya, Kim Yo-jong. (Foto: Getty Images)

MALANGTIMES - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un dikabarkan tengah dalam kondisi kritis di rumah sakit setelah menjalani operasi jantung.

Baca Juga : Belanja Pakai Kostum Power Rangers Hitam, Sosok Ini Jadi Perhatian Warganet

Walau belum ada konfirmasi langsung dari pihak Pemerintah Korut, kabar ini sudah memantik pertanyaan tentang sosok yang akan mengambil alih negara itu jika Kim Jong-un tidak bisa diselamatkan.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Metro.co.uk, kabar soal kondisi kesehatan Kim Jong-un yang memburuk pertama kali muncul di CNN. 

Kabar tersebut mengutip pernyataan seorang pejabat yang enggan disebut namanya. 

Menurut analis Sejong Institute di Korea Selatan, Cheong Seong-Chang, saudara perempuan Kim, Kim Yo-jong, sudah menunjukkan pengaruh signifikan dalam pemerintahan. 

Bahkan, sebagian besar anggota kepemimpinan Pyongyang mendukung keluarga Kim dalam memelihara sistem Korea Utara.

Kakak-beradik tersebut dikatakan memiliki hubungan dekat sebagai hasil dari tahun-tahun mereka belajar bersama di Swiss sejak 1996 hingga 2000. 

Ketika Kim Jong-un menjalani perawatan medis di masa lalu, dan sang adik diyakini mengambil alih tugas negara atas namanya, terutama pada Oktober 2014.

Pada penampilan publik terakhirnya, Kim Jong-un memimpin rapat biro politik Partai Buruh yang berkuasa pada 11 April, membahas langkah-langkah pencegahan terhadap Coronavirus dan memilih saudara perempuannya sebagai anggota alternatif biro.

Spekulasi tentang kesehatan Kim meningkat setelah dia melewatkan perayaan untuk menghormati mendiang kakek dan pendiri negara Kim Il Sung pada 15 April. 

Absennya Kim meningkatkan spekulasi tentang kondisi kesehatannya saat ini. 

Pemimpin yang dinilai lalim itu, terakhir terlihat secara terbuka pada 11 April di sebuah pertemuan pemerintah.

Kim Jong-un dilaporkan sakit parah setelah menjalani operasi jantung. 

CNN melaporkan bahwa kondisi pemimpin berusia 36 tahun itu sedang dipantau oleh para pejabat intelijen AS, yang dilaporkan diberitahu bahwa Kim dalam bahaya besar setelah operasi kardiovaskular.

Baca Juga : Foto Tara Basro Tanpa Busana Disebut Langgar UU ITE, Menkominfo Angkat Bicara

Pemerintah Korea Utara yang sangat tertutup belum mengomentari dugaan penyakit Kim, atau mengeluarkan pernyataan apa pun melalui media yang dikontrol pemerintah. 

Kim sebelumnya dilaporkan adalah perokok berat dan telah difoto dengan rokok di tangannya beberapa kali.

Mantan wakil kepala divisi CIA untuk Korea Utara, Bruce Klingner, mengatakan desas-desus tentang Kim terkait kesehatan yang buruk, sebelumnya selalu salah. 

Terlebih, sistem kerahasiaan informasi yang ekstrem di negara itu membuat publik sulit untuk menetapkan fakta untuk situasi saat ini.

“Ada sejumlah rumor terbaru tentang kesehatan Kim (merokok, jantung, dan otak). Jika Kim dirawat di rumah sakit, itu akan menjelaskan mengapa dia tidak hadir pada perayaan 15 April yang penting. Tapi, selama bertahun-tahun, ada sejumlah rumor kesehatan palsu tentang Kim Jong-un atau ayahnya. Kita harus menunggu dan melihat,” katanya di CNN.