Tahun Ajaran Baru di Tengah Pandemi Covid-19, Maba Dilarang Masuk Kota Malang?

Apr 21, 2020 13:55
Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

MALANGTIMES - Sebagai kota pendidikan, Kota Malang tentu menjadi salah satu kota yang disasar para pejuang ilmu. Setiap tahun, tak kurang dari 100 ribu mahasiswa baru yang mendaftar serta masuk ke berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta yang tersebar di Kota Malang.

Baca Juga : Peduli Dampak Covid-19, Kapolresta Malang Kota Salurkan Ratusan Paket Sembako

Namun, nasib para mahasiswa baru dalam tahun ajaran kali ini masih dipertanyakan. Pasalnya, penerimaan mahasiswa baru tersebut masih dalam masa pandemi covid-19. Jadi, arus lalu lintas orang akan sedikit dibatasi melalui program physical distancing.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, lonjakan pemudik hingga kedatangan ratusan ribu mahasiswa baru saat ini memang menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Untuk mengantisipasi itu, pemkot memilih melakukan koordinasi dengan para rektor seluruh perguruan tinggi di Kota Malang.

"Kami akan berkoordinasi dan berharap Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan memberikan keistimewaan atas kondisi di tengah pandemi ini," katanya.

Sutiaji pun berharap agar mekanisme penerimaan mahasiswa baru nantinya dilakukan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga, mahasiswa baru yang diterima di perguruan tinggi di Kota Malang bisa melakukan pendaftaran ulang hingga administrasi lainnya di kota masing-masing.

Saat ini, sebagian besar mahasiswa di Kota Malang telah kembali ke daerah masing-masing. Sebab, perkuliahan sudah dilakukan secara daring atau memanfaatkan teknologi online.

Baca Juga : Kapok, Motor Pebalap Liar di GOR Ken Arok Baru Bisa Diambil usai Pandemi Covid-19

"Belum ada skema pastinya seperti apa. Tapi kami berharap semua proses bisa dilakukan dengan daring saja sehingga tak ada mobilitas orang baru di Kota Malang," imbuhnya.

Lebih jauh Sutiaji menyampaikan, potensi penularan covid-19 di Kota Malang berdasarkan penelitian termasuk tinggi. Sebab, Kota Malang dikenal sebagai kota pendidikan, kota pariwisata, hingga kota transit yang sangat sibuk dengan mobilitas cukup tinggi.

Sehingga, berbagai upaya saat ini terus dikakukan untuk menekan persebaran covid-19. Selain social distancing (pembatasan sosial) dan physical distancing (jaga jarak fisik), Pemerintah Kota Malang saat ini juga mengajukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

 

Topik
MalangBerita MalangBerita Hari Inipandemi covid19Wali Kota MalangSutiajiTahun Ajaran BaruMaba Dilarang Masuk Kota MalangKementerian Pedidikan dan Kebudayaan
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru