Kemenag Imbau Umat Muslim Tiadakan Tradisi Ziarah Makam Jelang Ramadan

Apr 21, 2020 09:13
Ilustrasi ziarah. (Foto istimewa)
Ilustrasi ziarah. (Foto istimewa)

MALANGTIMES - Lantaran masih dalam masa darurat pandemi Covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau kepada umat muslim untuk tidak melakukan tradisi ziarah makam menjelang Bulan Suci Ramadan.

Baca Juga : Bikin Aturan Sendiri, Habib Rizieq Perbolehkan Salat Jumat Berjamaah

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi belum lama ini. 

Sebagai gantinya, ia menganjurkan agar ziarah kubur diganti dengan memanjatkan doa bagi orang tua maupun keluarga yang telah berpulang ke rahmatullah dari rumah saja. 

"Mengingat pandemi wabah Covid-19 sampai dengan bulan Ramadan kemungkinan besar belum mereda, sebaiknya agenda ziarah kubur ditiadakan dan diganti dengan berdoa dari rumahnya masing-masing," kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, di Jakarta, Senin (20/4/2020).

"Insyaallah nilai pahalanya tidak berkurang sedikit pun," sambungnya.

Zainut juga menganjurkan agar umat Islam segera mengeluarkan zakat mal untuk guna membantu masyarakat lain yang terdampak Covid-19. 

Begitu pula halnya soal zakat fitrah yang tak harus menunggu akhir Ramadhan.

"Sebaiknya dibayarkan pada awal bulan Ramadan dan tidak harus menunggu sampai akhir Ramadan," kata dia. 

Selain ziarah kubur dan pembayaran zakat, dia juga mengingatkan umat muslim untuk meluruskan niat yang baik dan menyambut Ramadan dengan ikhlas dan penuh sukacita. 

Baca Juga : Benarkah Aisyah Istri Rasulullah Punya Sifat Sangat Pencemburu?

Dikatakannya, begitu mulianya bulan Ramadan sehingga dengan menyambut dengan perasaan senang dan gembira saja maka Allah SWT akan memberikan jaminan surga kepadanya. 

Dengan catatan, jika semua itu dilakukan dengan penuh keimanan dan keikhlasan.

"Ini sesuai dengan Sabda Rasulullah SAW, 'Barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk ke dalam neraka," tuturnya.

Sementara, untuk melakukan silaturahmi jelang Ramadan, Zainut juga mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan physical distancing. 

Yakni, bisa dilakukan online atau dalam jaringan (daring).

"Silaturahmi dan saling meminta maaf bisa dilakukan melalui media sosial atau media daring mengingat masih ada kebijakan untuk physical distancing dan PSBB," tandasnya.

Topik
MalangBerita MalangBerita Hari Inipandemi covid19KemenagTiadakan Tradisi Ziarah MakamWakil Menteri AgamaZainut Tauhid Saadiphysical distancingPSBB

Berita Lainnya

Berita

Terbaru