Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kesehatan

Rapid Test Positif, Pedagang Pasar Sayur Terbesar di Kota Malang Jadi PDP

Penulis : Pipit Anggraeni - Editor : Heryanto

20 - Apr - 2020, 21:56

Placeholder
Wali Kota Malang Sutiaji saat menunjukkan grafik peta persebaran covid-19 (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Seorang pedagang pasar sayur terbesar di Kota Malang dinyatakan positif  setelah menjalani rapid test. Kini, pedagang tersebut masuk jadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Malang.

Sebagai informasi, rapid test merupakan metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi. Hasil rapid rest yang dinyatakan positif bukan berarti seseorang tersebut positif mengidap Virus corona.

Cara kerja rapid test adalah melihat reaksi antibody tubuh saat dites. Jika terdapat benda asing (dalam hal ini virus), maka hasilnya positif. Sedangkan untuk menentukan pasien positif covid-19 atau tidak, maka harus dilakukan swab khusus covid-19. Inilah mengapa pedagang sayur ini harus diisolasi sesuai protap penanganan pasien covid-19 hingga hasil swab muncul.

Hal ini dibenarkan oleh Wali Kota Malang Sutiaji yang menyampaikan, pedagang tersebut berasal dari Kabupaten Malang. Serta setiap harinya berjualan di pasar sayur terbesar di Kota Malang. 

"Saat rapid test yang bersangkutan positif, tapi hasil swab belum keluar," katanya.

Penemuan terhadap PDP yang sebelumnya berjualan di pasar Kota Malang itu pun kini menjadi perhatian bagi Pemerintah Kota Malang. 

Saat ini, tim Satgas Covid-19 Kota Malang tengah berusaha melakukan tracking terhadap riwayat perjalanan dari yang bersangkutan di Kota Malang.

"Kami juga sedikit pusing mencari trackingnya. Karena yang namanya pasar, pasti susah nyarinya. Dia menjual ke siapa kan sedikit susah juga ya," terangnya saat ditemui di Balai Kota Malang, Senin (20/4/2020).

Dia pun berharap, agar jumlah PDP dan pasien konfirmasi positif di Kota Malang tak bertambah lagi. Berbagai upaya akan terus dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19. Salah satunya dengan menyusun skema PSBB dan Non-PSBB.

Untuk skema PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar, Sutiaji menyampaikan, jika skema tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim). Namun memang hal itu masih kurang efektif jika tidak diikuti oleh Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Keputusan akhir dari pengajuan PSBB ke Kementerian Kesehatan yang dilakukan Pemerintah Kota Malang melalui Pemerintah Provinsi Jatim itu pun menurutnya diserahkan sepenuhnya kepada Pemprov.

"Tapi dari hasil pengajuan kemarin kami dianjurkan melakukan karantina wilayah terlebih dulu," terangnya.

Sutiaji menyebut, karantina wilayah tersebut memiliki beberapa kelemahan. Diantaranya seperti hukuman mengikat bagi yang melanggar aturan. Hal itu jauh berbeda dengan PSBB yang memang memiliki aturan main jelas.

Kemudian kelemahan berikutnya adalah berkaitan dengan jaring keamanan sosial. Di mana jaring keamanan sosial harus dibiayai sendiri oleh Pemerintah Kota Malang dan tanpa ada bantuan dari Pemerintah Provinsi sebagaimana ketika PSBB dijalankan.

"Tapi goal kami untuk pelaksanaan PSBB ini adalah untuk menjaga kestabilan jumlah PDP dan pasien yang konfirmasi positif," tegas Sutiaji.

Sebagai informasi, rapid test merupakan metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi. Hasil rapid rest yang dinyatakan positif bukan berarti seseorang tersebut positif mengidap Virus Corona.

Cara kerja rapid test adalah melihat reaksi antibodi tubuh saat ditest, jika terdapat benda asing (dalam hal ini virus) maka hasilnya positif. Sedangkan untuk menentukan pasien positif harus dilakukan swab khusus COVID-19. Inilah mengapa pedagang sayur ini harus diisolasi sesuai protap penanganan pasien COVID-19 hingga hasil swab muncul.

 


Topik

Kesehatan malang berita-malang berita-hari-ini covid19-di-malang Rapid-Test-Positif Pedagang-Pasar-Sayur-jadi-PDP Walikota-Malang Sutiaji Penerapan-PSBB



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Pipit Anggraeni

Editor

Heryanto