Gedung Rektorat Universitas Negeri Malang (UM). (Foto: Istimewa)
Gedung Rektorat Universitas Negeri Malang (UM). (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Pasien positif covid-19 dari Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, adalah dosen Universitas Negeri Malang (UM). Pria berinisial Kh itu diduga tertular covid-19 saat mengikuti pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Rektor UM Prof Dr H AH. Rofi'uddin MPd membenarkan bahwa Kh merupakan salah satu dosen di perguruam tinggi negeri tersebut. 

Sebelumnya media ini sudah melakukan konfirmasi langsung ke Rektor Rofi'uddin sejak Sabtu (11/4/2020) pukul 20.00 WIB. Namun, konfirmasi baru disampaikan pada Minggu (12/4/2020) pukul 02.32 WIB. "Benar. Informasi lebih lanjut silakan hubungi bagian humas UM," jawab Rofi'uddin.

Saat dikonfirmasi ke bagian humas, jawaban humas UM mengarahkan ke tim Satgas Covid-19 Universitas Negeri Malang, yakni Markus Diantoro. Markus Diantoro adalah koordinator Satgas Kewaspadaan Covid-19 UM.
 

Markus Diantoro menuturkan bahwa kondisi Kh sehat. "Kondisi kesehatan beliau sehat meskipun positif. Itu jawaban beliau saat saya hubungi," jawabnya.

Baca Juga : Sehari 9 Korban Covid-19 di Surabaya Meninggal, Gubernur Minta Contoh Magetan Tekan Kasus

Kh sejak Selasa 7 April 2020 mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang karena telah dinyatakan positif covid-19. Sang istri juga menjalani perawatan di RSSA sembari menunggu apakah hasil tes swab-nya positif atau negatif covid-19.

Saat ditanya apakah Kh sudah minta izin ke pihak UM untuk mengikuti pelatihan pendampingan haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Markus Diantoro menolak memberikan keterangan. Dia berjanji keterangan lebih lengkap akan disampaikan Senin besok (13/4/2020). "Besok nggih (13/4/2020)," ujarnya. 

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang Musta'in juga sudah dikonfirmasi dua kali, yakni pukul 08.58 WIB dan pukul 09.22 WIB. Namun, dia belum menjawab berapa jumlah petugas pelatihan pendampingan haji yang dikirim ke Surabaya.