Koleksi hijab alya syar'i dari 'Panca Hijab'. (Foto: Dokumentasi Panca Hijab).
Koleksi hijab alya syar'i dari 'Panca Hijab'. (Foto: Dokumentasi Panca Hijab).

MALANGTIMES - Kemunculan wabah pandemi covid-19 yang meluas ke berbagai negara di dunia rupanya juga berpengaruh pada bisnis fashion muslim.

Di Kota Malang, salah satu pebisnis hijab Panca Yulia Wicahyani yang menghadirkan beragam model hijab ini merasakan proses produksi yang menurun karena covid-19.

Padahal, menjelang Ramadan dan Lebaran seperti saat ini, seharusnya banyak masyarakat yang beragama Islam mencari kebutuhan penunjang penampilannya.

Wanita pemilik 'Panca Hijab' itu menyatakan, jumlah pembeli hijab di tempatnya mengalami penurunan hingga 50 persen di masa wabah pandemi Covid-19 ini.

"Sebelum corona, biasanya menjelang Ramadan gini per bulannya kurang lebih 15.000 pcs hijab yang terjual. Kalau sekarang ini, sekitar 7.000 pcs saja. Ya separonya lah," ungkap dia.



Ia mengaku kesulitan lainnya semenjak merebaknya covid-19 pada usahanya adalah perihal pencarian bahan-bahan untuk hijab. Ditambah, penjahit yang mau tidak mau harus menjalankan pekerjaan di rumah masing-masing.

"Tahun kemarin itu bahan baku (kain) lancar, penjahit-penjahit juga banyak, minat pembeli cukup tinggi. Kalau tahun ini, kami kesulitan mencari bahan bakunya. Minat pasar juga sedikit menurun. Belum lagi penjahit-penjahit saya yang libur karena harus berdiam diri di rumah atau bahasa kerennya #dirumahaja," ungkapnya, Kamis (9/4).

Meski begitu, ia tidak menyerah dalam menjalankan bisnis yang telah dibangunnya sejak 2014 yang lalu itu. Saat ini, bahan baku yang dibutuhkan masih lumayan bisa menutup atau masih bisa menjangkau produksi hijabnya hingga bulan Ramadan nanti.

"Kalau menyiasati bahan baku, untungnya saya kemarin sudah nyetok kain lumayan banyak karena terpikir sekalian buat nyetok untuk stok Ramadan," jelasnya.

Hanya,  saat ini bahan baku kain yang biasa jadi langganannya mengalami kekosongan. Sudah sekitar dari dua minggu yang lalu, pihaknya mulai memesan. Namun hingga kini memang belum tersedia.



Ia berharap sebelum stok bahan bakunya habis keadaan bisa kembali seperti semula. Sehingga permintaan kebutuhan konsumen akan hijab yang diproduksi olehnya bisa tercukupi.

"Mudah-mudahan sebelum stok kain saya habis, semua sudah kembali seperti semula.
Kalau sampai stok kain saya habis dan di suplayer yang biasa saya beli masih kosong, terpaksa saya beli kain di toko kain ecer yang mungkin harga kainnya akan jauh lebih mahal," ungkapnya.

Meski begitu, ia tak ingin berdiam diri saja. Dalam waktu dekat, untuk menyambut Ramadan, beberapa koleksi hijab mulai model untuk anak-anak hingga dewasa akan dihadirkan. Hanya, untuk sementara ini, pelayanan penjualannya di toko yang berada di Perumahan Pondok Bestari Indah C1 Nomor 78 Landungsari Kota Malang tidak dijalankan.

Namun, konsumen bisa membeli koleksi Panca Hijab melalui media online. Yakni dengan melakukan pemesana di kontak yang tersedia di instagram @panca_hijabmalang.official.

"Banyak model terbaru menjelang Ramadan ini yang saya keluarlan. Mulai koleksi hijab anak, kemudian koleksi hijab dewasa. Nanti juga menjelang Lebaran, modelnya akan banyak saya beri aksen renda-renda. Karena biasanya untuk perayaan hari raya ,orang lebih suka terlihat mewah dalam penampilan," tandasnya.