Pengurus Pusat IKA UB sedang melakukan pembagian paket sembako untuk mahasiswa UB yang dikategorikan dhuafa, Rabu (8/4/2020).
Pengurus Pusat IKA UB sedang melakukan pembagian paket sembako untuk mahasiswa UB yang dikategorikan dhuafa, Rabu (8/4/2020).

MALANGTIMES - Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (PP IKA-UB) mengadakan bakti sosial dalam rangka menghadapi  pandemi wabah covid-19. Aksi sosial itu ditujukan kepada mahasiswa Universitas Brawijaya kategori duafa yang memilih masih tinggal di Malang.

Edi Ortega selaku koordinator Indonesia Timur IKA-UB menuturkan, ada pembagian ratusan paket sembako yang ditujukan kepada mahasiswa UB kategori duafa itu. "Satgas covid-19 IKA UB dalam rangkaian giatnya, kami membagi bantuan sembako untuk 302 mahasiswa UB kategori duafa yang masih tinggal di Malang," ungkapnya, Rabu (8/4/2020).

Skema pendistribusian bantuan sembako ini dilakukan mulai Rabu (8/4/2020) hingga Jumat (10/4/2020). Untuk data mahasiswa yang dikategorikan duafa, Pengurus Pusat IKA-UB memperoleh data dari Bagian Kemahasiswaan Rektorat UB serta Bazis (Badan Amil Zakat Infak Sedekah) UB yang setiap tahun melakukan update data.

Untuk pembelian sembako, Pengurus Pusat IKA-UB menggunakan hasil penggalangan dana dari lintas alumni. "Dana berasal dari sumbangan para alumni yang telah dilakukan sejak 10 hari yang lalu," ujar Edi Ortega.

Ada beberapa macam kebutuhan pokok dalam satu paket itu. Yakni beras lima kilogram, gula dua kilogram, minyak goreng satu liter, susu kaleng dua buah, teh satu pak, kopi satu pak, serta selebaran informasi mengenai waspada covid-19.

Dalam pendistribusian bantuan  kepada mahasiswa, Pengurus Pusat IKA-UB juga tetap mematuhi dan melaksanakan prosedur ketetapan covid-19. Yakni dengan berjaga jarak serta untuk waktu kedatangan, mahasiswa penerima paket sembako  diatur tiap jamnya. 

Pihak Pengurus Pusat IKA-UB juga terus mengajak dan mengampanyekan kepada seluruh masyarakat, terutama mahasiswa yang menerima paket sembako ini, agar selalu waspada dan turut serta mematuhi aturan pemerintah untuk mencegah persebaran covid-19. 

"Dalam selebaran yang ikut dibagikan, kami mengajak semuanya agar menghadapi covid-19 dengan menerapkan cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, dan tinggal di rumah," ucap Edi Ortega.

Bakti Yanuar, salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi angkatan 2017 yang menerima bantuan paket sembako, mengaku sangat senang dengan adanya bantuan ini. "Sangat senang dan terbantu dengan adanya bantuan sembako dari IKA UB. Lumayan nanti bisa bermanfaat selama tinggal di kos-kosan," ujarnya. 

Pengurus Pusat IKA-UB juga berharap dengan adanya program bakti sosial seperti ini, mahasiswa dapat mengikuti terus perkuliahan yang dilakukan secara daring dengan tenang dan tetap merasa semangat serta bahagia bersama alumni.