Bupati Malang Sanusi Didampingi Plt Dirut RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Bupati Malang Sanusi Didampingi Plt Dirut RSUD Kanjuruhan Kepanjen

MALANGTIMES - Bantuan dari berbagai elemen masyarakat berdatangan silih berganti untuk ikut andil dalam membantu pencegahan Covid-19. Salah satunya untuk Kabupaten Malang. 

Berbagai macam bantuan telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Malang seperti cairan hand sanitizer, masker, thermogun dan alat perlindungan penutup wajah.

Bupati Malang Sanusi juga menuturkan pihaknya berterima kasih atas bantuan dari PT Bentoel, Komisaris Hotel Grand Kanjuruhan dan Rotary Club atas bantuan yang telah diberikan untuk dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Dari PT Bentoel yang menyumbang 1.000 liter hand sanitizer, Pak Budi (Komisaris Hotel Grand Kanjuruhan) ini menyumbang 10.000 lusin masker dan 20 thermogun yang sudah kita bagikan, juga dari Rotary Club yang menyumbang alat perlindungan," tuturnya saat Konferensi Pers di Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (7/4/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

Nantinya berbagai macam bantuan untuk pencegahan Covid-19 ini akan didistribusikan di beberapa titik yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Malang. 

Sanusi mengatakan pencegahan persebaran Covid-19 tidak hanya dengan bantuan per orangan, tetapi seluruh masyarakat harus bahu membahu untuk melakukan pencegahan Covid-19 khususnya di Kabupaten Malang.

"Covid-19 ini tidak bisa ditangani oleh orang per orangan tapi perlu kebersamaan dan salah satu yang bisa dilakukan secara bersama-sama adalah berdiam diri di rumahnya masing-masing artinya tidak melakukan bepergian kemanapun," ujarnya.

Sanusi menambahkan9 laporan dari Dinas Kesehatan persebaran Covid-19 di Kabupaten Malang, terjadi karena banyak masyarakat yang suka bepergian.

"Karena laporan yang saya terima dari Dinas Kesehatan maupun dari BLT Rumah Sakit ini RSUD Kepanjen kejadian di Kabupaten Malang adalah akibat warga Kabupaten Malang bepergian ke lain daerah, yang pulangnya membawa virus atau penyakit," tambahnya. 

Untuk langkah awal, Sanusi telah memberlakukan peraturan untuk melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Malang untuk bepergian keluar daerah.

"Khusus bagi pemudik, ini ada SE (Surat Edaran) bagi ASN Kabupaten Malang saya larang untuk melaksanakan mudik sesuai dengan SE dari KemenPAN. Tentunya keluar dilarang, tentunya yang masuk pun harus kita batasi," ucap Sanusi.

Beberapa hal itulah mulai dari peralatan perlindungan diri hingga kebijakan yang dikeluarkan merupakan upaya-upaya Pemerintah Kabupaten Malang dalam melakukan percepatan pencegahan Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Malang.