Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang Syamsul Hadi (dd Nana)
Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang Syamsul Hadi (dd Nana)

MALANGTIMES - Di tengah pandemi Covid-19 yang belum pasti kapan berakhir, perekonomian masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah atau miskin, benar-benar diuji ketahanannya.

Berbagai instruksi untuk kerja di rumah dari pemerintah pun semakin membuat warga miskin mengalami dilema dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Kondisi itu yang dijembatani oleh Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, khususnya dalam meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam pembayaran air bersih.

Baca Juga : Pertama Kalinya di Malang Ada Studio Apartemen Luas Harga Termurah Hanya di Kalindra

Syamsul Hadi Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, menyatakan, pihaknya dalam ikut serta meringankan beban perekonomian masyarakat di tengah pandemi Corona, setiap bulan mengalokasikan dana subsidi untuk pelanggan MBR sejumlah 528 sambungan rumah (SR) sebesar Rp 10.446.000.

"Kami alokasikan anggaran untuk subsidi pelanggan MBR setiap bulan sebesar itu. Ini sebagai bentuk kepedulian dan gotong royong Pemkab Malang untuk meringankan beban masyarakat," katanya, Kamis (2/4/2020).

Subsidi bagi pelanggan air bersih Perumda Tirta Kanjuruhan tersebut, dimulai sejak Maret 2020 sampai batas yang nanti ditentukan melalui informasi resmi.

Syamsul melanjutkan, subsidi sebagai kebijakan Perumda Tirta Kanjuruhan diperuntukkan untuk pembayaran rekening air 10 meter3 per bulannya.

"Kita terapkan mekanisme seperti itu untuk meringankan beban ekonomi MBR terkait air bersih bagi pelanggan kami," ujarnya.

Seperti diberitakan terlebih dahulu, Bupati Malang Sanusi ke media telah juga menyampaikan hal tersebut. Dimana, untuk MBR pelanggan air bersih Perumda Tirta Kanjuruhan, akan mendapatkan keringanan pembayaran tiap bulannya.

"Ini untuk meringankan beban ekonomi di tengah pandemi Corona saat ini. Kita tahu perekonomian memang sedang lesu karena Corona. Sehingga apa yang bisa kita lakukan untuk masyarakat, akan kita jalankan," tegasnya saat itu.

Baca Juga : Tips Aman Ambil Uang di Mesin ATM Saat Pandemi Covid-19

Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang tak hanya ikut serta dan andil dalam meringankan beban ekonomi MBR. Tapi juga terus mengintensifkan berbagai informasi terkait sosial distancing maupun phsysical distancing, terkait pelayanan air bersih.

Misalnya, terkait membaca meter air secara mandiri di rumah para pelanggannya. "Ini juga bagian dari kita untuk ikut serta mencegah sebaran virus Corona di tengah masyarakat," tandasnya.

Terpisah, adanya subsidi pembayaran air bersih PDAM Kabupaten Malang itu disambut dengan gembira oleh pelanggan MBR. Dimana mereka menyampaikan, bahwa kondisi ekonomi saat ini memang cukup menyulitkan bagi mereka dalam memenuhi kewajiban setiap bulannya.
Salah satunya terkait pembayaran air bersih PDAM. 

"Jadi tentu kami berterimakasih dengan adanya itu. Minimal uang yang harusnya untuk bayar kan bisa kami buat kebutuhan lainnya," ungkap Mardi, salah satu pelanggan PDAM Kabupaten Malang.