Suzuki saat mengenalkan program servis desinfektan di dalam kabin (Hendra Saputra)
Suzuki saat mengenalkan program servis desinfektan di dalam kabin (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Di tengah luasnya isu Covid-19 atau virus Corona, perusahaan yang bergerak di bidang otomotif Suzuki sudah menyiapkan beberapa langkah antisipasi di dalam produk yang mereka jual. Salah satunya yakni dengan memasang desinfektan di dalam kabin.

Suzuki mengklaim bahwa pihaknya telah memiliki alat yang bisa mencegah masuknya virus Corona ke dalam unit mobil. Hal itu disampaikan oleh Service Representative Suzuki Sejahtera Buana Trada (SBT) Jawa Timur (Jatim) Dadang Wardana. 

Baca Juga : Imbas Covid-19, Munas dan Jamnas Brionesia 2020 Diundur 14 Hari

Bahkan pihaknya mengaku telah mencipatakan alat yang bisa menangkal Covid-19 itu sejak November 2019 lalu. "Kita sudah antisipasi sebelum wabah (Corona) merebak, kita ada desinfektan kabin. Kita beri tahu ke customer bahwa kabin itu juga rawan bakteri sehingga perlu adanya perawatan," kata Dadang.

Desinfektan itu lanjut Dadang, sudah menyatu dengan kabin dan dipasang menyatu dengan Air Conditioning (AC). Hal itu diadopsi dari cara kerja rumah sakit yang menghalau bakteri masuk ke dalam setiap ruangan.

"Kita mengadopsi di rumah sakit dan saat ini sudah berjalan 4 bulan. Cara kerjanya mengikuti mesin, jadi saat mesin menyala desinfektan ini juga otomatis menyala," imbuhnya.

Tapi, Dadang tetap berpesan bahwa kondisi masuknya bakteri tergantung dari sering atau tidaknya pengguna mobil membuka atau menutup. "Karena mobil kan tidak selamanya tertutup, saat pintu terbuka dan sirkulasi udara masuk tentu ada bakteri yang harus disterilkan. Jangka waktunya enam bulan," jelas Dadang.

Sementara itu, Branch Manager Suzuki SBT Malang, Angga Dwi mengaku untuk menghadapi situasi seperti ini, pihaknya justru mempunyai beberapa jurus untuk meningkatkan daya beli kepada masyarakat. Dan Angga yakin penjualan di Malang khususnya tidak menurun.

Baca Juga : Coming Soon, Brionesia Akan Gelar Munas dan Jamnas Bersamaan di Kota Batu

"Kita sudah antisipasi, tapi kita optimis Malang tidak terpengaruh signifikan. Penjualan tidak ada penurunan jadi kita optimis. Kita juga sediakan program penjualan yang menarik serta program test drive," kata Angga.

Disinggung mengenai target penjualan, Angga mengaku akan terus berupaya untuk meningkatkan penjualan menjelang bulan puasa dan hari raya Idul Fitri.

"Target penjualan diangka 768. Kami optimis bisa mencapai, karena avaregae Malang mencapai 1000. Untuk cara genjot jualan, kami punya beberapa strategi khususnya media sosial. Lalu untuk Corona, tidak usah khawatir, kami ada layanan home servis, jadi kami akan  turun ke lapangan tanpa charge," tegas Angga.