Petugas saat berkoordinasi untuk melakukan pencarian keberadaan dua orang pengunjung yang hilang karena terseret ombak Pantai Balaikambang (Foto: istimewa)
Petugas saat berkoordinasi untuk melakukan pencarian keberadaan dua orang pengunjung yang hilang karena terseret ombak Pantai Balaikambang (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Peristiwa memilukan dialami 15 pengunjung Pantai Balekambang, yang berlokasi di Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Saat mandi di bibir pantai, belasan wisatawan ini diterjang derasnya ombak pantai Malang Selatan tersebut, Sabtu (8/2/2020) pagi.

Kapolsek Bantur, AKP Nuryono, menjelaskan kejadian terseretnya belasan pengunjung Pantai Balekambang ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. ”Dari 15 orang yang diterjang ombak, 2 diantaranya sempat dinyatakan hilang terseret arus. Sedangkan sisanya berhasil menyelamatkan diri,” terang Nuryono.

Kronologi hilangnya dua orang mahasiswa yang bernama Hasan warga Balikpapan, Kalimantan Timur dan Kiki warga asli Jember, Jawa Timur ini, bermula saat keduanya dan ke-20 orang temannya memilih untuk pergi berlibur ke Pantai Balekambang.

”Rombongan komunitas mahasiswa dari Kediri ini berjumlah 22 orang, mereka tiba di Pantai Balekambang sekitar pukul 01.00 WIB (Sabtu 7/2/2020) dengan mengendarai 3 mobil,” terang Nuryono.

Berselang sekitar 2,5 jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 03.30 WIB para rombongan mahasiswa tersebut memilih untuk beristirahat dan menunaikan ibadah salat subuh.

Setelah melepas lelah, sekitar pukul 06.30 WIb, 15 orang memilih untuk bermain air di bibir pantai. Nahas, tidak berselang lama kemudian ombak tinggi menerjang ke-15 orang mahasiswa tersebut. ”13 orang selamat, 2 orang lainnya hilang terseret arus,” sambung Nuryono.

Sadar jika 2 orang temannya hilang paska diterjang ombak, kejadian inipun akhirnya dilaporkan ke petugas penjaga pantai sebelum akhirnya dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, petugas gabungan dari penjaga pantai, Muspika Kecamatan Bantur, petugas perhutani, PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Polsek Bantur, tim SAR, dan dibantu pengunjung serta warga setempat berupaya mencari keberadaan korban yang hilang.

”Informasinya kedua korban yang sempat dinyatakan hilang sudah berhasil ditemukan, salah satu diantara mereka kondisinya masih kritis dan sudah dievakuasi ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) guna mendapatkan penanganan medis. Kasusnya saat ini masih ditangani pihak Polairud Polres Malang,” tutup perwira polisi dengan pangkat tiga balok di bahu ini.