Ilustrasi kompor  berbahan bakar pertalite. (Mediakonsumen)
Ilustrasi kompor berbahan bakar pertalite. (Mediakonsumen)

MALANGTIMES - Di tengah kabar akan dicabutnya subsidi  elpiji sehingga harganya bakal naik, sebuah video unik berdurasi sekitar dua menit memperlihatkan inovasi kompor gas di media sosial. Kompor gas itu menggunakan bahan bakar pertalite.

Bahkan, orang dalam video itu menggadang-gadang inovasi kompor menggunakan bahan pertalite tersebut lebih hemat atau lebih efisien dibandingkan pemakaian elpiji.

Menurut dia, penggunaan bahan bakar satu liter pertalite dalam inovasi kompor tersebut sama saja dengan penggunaan dua tabung elpiji tiga kilogram.

Dalam video, peralatan yang digunakan oleh pembuat kompos cukup sederhana dan tak membutuhkan peralatan yang mahal.

Terlihat ada sebuah jeriken yang berisi pertalite. Kemudian selang bensin dan selang udara yang disalurkan atau dipasang pada jeriken. Setelah itu, ada water pump aquarium dan sebuah kompor. Dan saat dinyalakan, api kompor memang terlihat biru sama seperti penggunaan tabung elpiji biasa.

"Pertama kita colokkan ini. Sudah terlihat gelembung-gelembung (pada pertalite yang ada pada jeriken) dan gasnya akan mengalir ke sini (kompor gas),” ujar seorang pria yang mengoperasikan kompor berbahan bakar pertalite dalam video.

Jika dikonversi dengan rupiah, harga pertalite saat ini per liter Rp 7.650. Sementara elpiji 3 kg harga di pasaran bisa mencapai Rp 20 ribu. Sehingga, jika memakai kompor dengan bahan bakar pertalite seperti dalam video, bisa hemat Rp 12.350.

Sementara itu, di wilayah Semarang,  juga ada   anggota TNI di wilayah Kelurahan Banjardowo, Kecamatan Genuk, Semarang, bernama Serda Sodikun dan Serda Dalsono yang juga berhasil membuat kompor alternatif bertenaga bahan bakar pertalite.

Namun, menurut kedua anggota tersebut, kompor buatannya jauh lebih hemat. Yakni dalam pemakaian satu liter pertalite sama dengan penggunaan tiga tabung elpiji berukuran tiga kilogram.

Untuk kompor buatannya, bahan-bahan yang dibutuhkan juga tak berbeda jauh dengan kompor yang dibuat pria yang videonya viral tersebut. Dan  pembuatannya juga tak memerlukan biaya yang mahal, hanya membutuhkan modal sekitar Rp 300 ribu.

“Alatnya itu mudah didapat sehingga tinggal merangkai, maka jadilah kompor alternatif yang superhemat,” katanya dikutip dari Jatengdailydotcom.

Nah jika melihat efisiensi biaya mauapun dari segi pemakaian, tentu inovasi tersebut bisa menjadi salah satu alternatif masyarakat di tengah kabar harga elpiji  akan mengalami kenaikan.  Meskipun begitu,  masih belum bisa dipastikan perihal keamanan dari kompor berbahan bakar pertalite tersebut.