Model, Courtney Barnes. (Foto: istimewa)
Model, Courtney Barnes. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Bagi sebagian perempuan membesarkan beberapa bagian tubuh untuk mempercantik diri terkadang dilakukan. Seperti halnya seorang model, Courtney Barnes yang memiliki bokong cukup besar melebihi bentuk pada normalnya. 

Sayangnya bokong indah yang memiliki tinggi 60 inci itu bakal hilang dari tubuhnya. Sebab untuk menghasilkan bokong yang besar itu dari suntikan ilegal. 

Baca Juga : Fashion Hijab Wud Hadirkan Koleksi Baru, Pertahankan Bisnis Saat Pandemi Covid-19

Suntikan ilegal itu rupanya memberikan masalah pada bokongnya. Sehingga membuat bokong Courtney menjadi kendur dan bergelombang.

Hal itu pun merasa tak nyaman dengan tubuhnya sendiri. Wanita berusia 35 tahun ini telah meminta ahli bedah untuk mengembalikan bokongnya kembali normal, tetapi mereka berpikir itu akan menjadi tugas yang cukup rumit.

Dokter Dr Terry Dubrow mengatakan jika jaringan yang ada di bokong Courtney perlu diamputasi. “Massanya sangat dangkal sehingga kamu benar-benar tidak dapat menghapus semuanya kecuali pada dasarnya diamputasi,” ungkap Terry.

Courtney percaya masalah yang terjadi pada bokongnya disebabkan oleh hidrogel. Ia pun mengakui menyuntikannya secara ilegal dan kemudian mulai bereaksi buruk hingga menyebabkan punggungnya melorot.

Tidak hanya itu saja, bokongnya pun berubah warna. Hal itu dirasakannya setelah menjalankan enam kali suntikan bokong ilegal.

“Aku menjalani enam kali suntikan bokong ilegal, sehingga bokongku menjadi setinggi 60 inci. Bokongku melorot dan warnanya berubah. Aku tidak suka ini,” kata Courtney.

Karena itu dokter memberi saran untuk dilakukan amputasi pada bokong. Sayangnya saran itu ditolak oleh Courtney.

Baca Juga : Sarung Tangan Mirip Kulit Manusia Bisa Cegah Covid-19? Unik atau Seram Ya?

Ia kini mencoba memikirkan alternatif dan berharap bisa membagikan kisahnya sehingga membuat wanita lainnya berpikir untuk lebih hati-hati.

”Pada satu titik aku ingin bokongku menjadi lebih besar dengan biaya berapa pun, tetapi sekarang aku menyadari itu bisa mengorbankan hidupku, dan itulah sebabnya aku ingin membawa kesadaran pada wanita lain,” tutupnya.