Salah satu rutinitas Poskestren di Pondok Pesantren Al Munawwaroh (Foto: Dinkes Kota Malang)
Salah satu rutinitas Poskestren di Pondok Pesantren Al Munawwaroh (Foto: Dinkes Kota Malang)

MALANGTIMES - Program Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) menjadi salah satu upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dalam memberdayakan masyarakat hidup sehat. Melalui 16 Puskesmas, pembinaan kesehatan dilakukan dengan melibatkan anak pesantren sebagai kader santri husada.

Teranyar, Dinkes Kota Malang melakukan pembinaan di Pondok Pesantren Al-Munawwaroh yang berada di kawasan Kedungkandang. Beragam pembinaan dan pelatihan yang dilakukan dikemas dalam video pendek berdurasi 10 menit di akun Youtube Promkes Malang.

Poskestren ini sebagai salah satu upaya dalam mengajak masyarakat Kota Malang untuk menerapkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Dalam hal ini warga pondok pesantren juga harus bisa meningkatkan derajat kesehatannya secara optimal. Dengan cara melalui konsultasi kesehatan, maupun pemeriksaan kesehatan yang bisa dilakukan di lingkungan pesantren.

Dalam video tersebut juga ditampilkan bagaimana Sarapan Penuh Gizi (Sapu Bersih). Dengan menerapkan sarapan bersama gizi seimbang setiap pukul 06.00 pagi.

Kegiatan ini juga memberikan pembinaan kepada santri, seperti pengenalan Kado Mas Buas (Kader Android Masyarakat Budaya Anti Stunting) dari Puskesmas Kedungkandang, kemudian ada kegiatan Santri Pelita (Santri Peduli Kesehatan Ibu dan Balita), Survey Mawas Diri, di mana dilakukan oleh santri husada yang meliputi kebersihan perseorangan dan juga kebersihan lingkungan.

Tak lupa, ada juga Screening Kesehatan yang dilakukan saat masuknya santri baru dengan berkoordinasi bersama Puskesmas Kedungkandang. Kegiatan screening kesehatan ini beragam, mulai dari pemeriksaan mata, pemeriksaan lengan bagian atas, telinga, maupun gigi dan mulut. Kemudian, setiap remaja putri juga wajib minum tablet tambah darah sebagai salah satu upaya pencegahan anemia, dan masih banyak kegiatan kesehatan lainnya.

Menariknya, dari semua kegiatan Poskestren Pondok Pesantren Al Munawwaroh ini berhasil mewakili Kota Malang dalam ajang Lomba Pelaksana Terbaik Pos Kesehatan Pesanten tingkat Jawa Timur Tahun 2019. Pihak Dinkes Kota Malang mengharapkan dukungan dari semua masyarakat untuk bisa memenangkan ajang tersebut.

"Mohon dukungan untuk Poskestren Pondok Pesantren Al Munawwaroh yang mewakili lomba pelaksanaan terbaik Pos Kesehatan Pesanten tingkat Jawa Timur Tahun 2019 dengan like, comment, share & subscribe channel Youtube ini," ungkap Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kota Malang, Tomi Sukarno dalam keterangan tertulisnya.

Dukungan lain juga diungkapkan Wali Kota Malang, Sutiaji dalam unggahan video tersebut. Menurut dia, sudah menjadi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menjaga kesehatan di semua lini, termasuk pondok pesantren. 

"Saya mengucapkan selamat dan sukses dan selalu memberikan apresiasi kepada bagaimana anak-anak pesantren dijaga kesehatannya, bisa menjaga dirinya, lingkungannya, dan menjaga orang-orang yang ada di sekitarnya. Karena hanya dari kita yang bisa menentukan kesehatan, termasuk di dalamnya adalah kesehatan pesantren. Pos kesehatan pesantren menjadi komitmen Pemerintah Kota Malang untuk terus menerus dikuatkan dan dibanggakan," tutupnya.