Kebakaran Hutan Gunung Arjuna Padam, Tim Pemadam Tetap Lakukan Pemantauan

MALANGTIMES - Kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di Gunung Arjuna akhirnya dapat dipadamkan setelah tim terjun langsung melakukan pemadaman secara manual, Senin (29/7/2019).

"Informasi dari tim kami di lapangan bahwa titik api di puncak Gunung Arjuna sudah bisa dikondisikan dan masih akan dipantau 1-2 jam ke depan," ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Achmad Choirur Rochim.

Terlihat kondisi di sana sebagainya lahan sudah tidak terdapat kobaran api. 

Upaya yang dilakukan oleh tim itu dengan pemadaman secara manual. Yakni dengan menggunakan sabit dan alat seadanya.

Ia menambahkan, langkah yang dilaksanakan tim di lapangan akan dilakukan pemantauan 3-7 hari kedepan. 

Kemudian assessment dilakukan untuk mengetahui kejadian kebakaran lahan dan hutan tersebut.

"Mulai dari Kronologi kejadian, luasan yang terbakar, vegetasi yg terbakar, sisa bara api dan menyisiri potensi pendaki yang belum turun," imbuhnya.

Sedangkan tim yang diterjunkan dalam pemadaman ini ada tiga tim. 

Untuk tim I berjumlah 14 orang dari warga/Porter, sebelumnya berangkat pada Mingzu sekitar jam 11.00 WIB melalui jalur Pura Giri Arjuno.

Lalu tim II berjumlah 15 orang petugas Tahura R Soeryo berangkat pada Minggu sekitar jam 12.30 WIB melalui Jalur Brak Seng. 

Dan tim III berjumlah 9 orang dari warga Sumbergondo.

Sebelumnya laporan kebakaran hutan itu dari Pemangku wilayah Taman Hutan Raya (TAHURA) pasa Minggu (28/7/2019) pagi, bahwa terjadi kebakaran hutan dan lahan di Gunung Arjuno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Top